Ulasan One Piece Chapter 841

0

Heso…

Flashback berpotensi besar dalam sebuah kemajuan cerita. Entah itu untuk mengisahkan sebuah peristiwa masa lalu yang akan berkaitan dengan peristiwa saat ini, atau untuk membangun potensi seorang karakter.

Pada intinya sebuah flashback diperlukan untuk mengetahui bagaimana konflik saat ini bisa terjadi. Karena bagaimanapun, tidak akan ada “akibat” jika tidak ada “sebab”. Dan tentu hal yang paling vital adalah, untuk membangkitkan “emosi” pembaca.

Berkat chapter ini kita tahu dari mana Sanji belajar untuk menghargai para wanita. Dan dari mana bakat memasaknya muncul. Sebetulnya banyak De Javunya. Kita bahas nanti oke.

Kita mulai.

1.PANGERAN YANG TERBUANG

Sanji sudah dikurung selama 6 bulan lebih, sejak upacara kematiannya. Upacara kematian itu tentunya bertujuan agar Sanji dianggap memang sudah mati. Dengan kata lain Jajji berniat untuk membuat semua rakyatnya percaya bahwa Sanji sudah tiada, oleh sebab itu Sanji dipakaikan topeng besi agar tidak ada yang tahu siapa bocah yang dikurung di penjara tersebut.

Tapi ayah tetap ayah kan? Meskipun sikapnya begitu membenci Sanji. Tapi dia tetap tak bisa membiarkan anaknya begitu saja terlantar. Makanan mewah yang selalu disiapkan untuk Sanji ketika jam makan tiba adalah bukti kuat yang mengatakan bahwa masih ada sedikit kebaikan dalam hati Jajji.

Jajji hanya malu mengakui Sanji sebagai anaknya, karena eksperimen yang dilakukan pada Sanji gagal. Orang yang bisa disejajarkan dengan Dr. Vegapunk, mungkin berpikir hal ini bisa menjadi aib baginya dan tentu akan dicemooh oleh dunia pengetahuan. Karena bisa dikatakan Jajji salah satu dari penemu “cetak biru kehidupan”.

Tapi, dari sudut pandang utama. Aku tetap melihat seorang Jajji adalah seorang diktaktor yang hanya menganggap anak-anaknya sebagai alat untuk memenuhi ambisinya. Ketika alatnya tidak berguna, yah untuk apa dirawat.

2.BEKAL UNTUK IBU

Sejak kecil Sanji memiliki tingkat kepedulian yang sangat tinggi. Itu juga yang menjadi dasar ketika Sanji pertama kali dimunculkan. Hanya Sanji yang peduli dengan Gin, ketika tidak ada siapapun yang berniat memberi makan Gin. Dan aku percaya bahwa ini memang sikap yang diajarkan oleh ibunya

Dalam hujan yang cukup deras, Sanji mencoba pergi menemui ibunya yang sedang dirawat di rumah sakit. Rumah sakit lokasinya cukup jauh, karena berada di luar kastil istana. Tapi Sanji tak mengurungkan niatnya untuk tetap menemui ibunya karena dia telah membuat sekotak bekal yang telah dibuatnya.

Hujan yang semakin deras, anjing yang mencoba merebut makanannya. Semuanya tak dapat menghalangi niat Sanji. Sikap yang akan menjadi dasar para kru Topi Jerami untuk tidak pernah pantang menyerah XD.

3.VINSMOKE MOTHER

Kita belum tahu siapa nama sang ratu. Tapi yang jelas dia sungguh cantik. Penampilannya seperti Reiju dewasa. Tapi tanpa alis yang melingkar. Seingatku bentuk alis Jajji belum juga diperlihatkan, karena dia selalu memakai helmet. Jika memang tidak ada, maka tentu janggal ketika kedua orang tua para Vinsmoke brother tidak memiliki alis lingkar. Kita bahas nanti XD.

Peran ibu memiliki arti besar untuk beberapa kru utama. Bellemere, meskipun bukan ibu kandung tapi memiliki peranan penting dalam kehidupan Nami dan Nojiko. Lalu Nico Olvia, sosok pemberani yang meneruskan perjuangan suami demi menguak misteri Poneglyph. Atau Ibu Usopp yang memiliki hal De Javu dengan ibu Sanji dalam membangun karakter Usopp maupun Sanji. Sayangnya sosok ibu untuk karakter utama malah dilewatkan, atau memang sengaja belum ditampilkan LOL.

Nah, hal yang dilakukan Usopp maupun Sanji pada akhir hidup ibu mereka adalah hal yang sampai detik ini dilakukan anak-anaknya. Berbohong tentang ayah yang kembali pulang ke kampung halaman agar ibunya sehat kembali. Atau memasak yang menjadi pasion hidup demi ibunya yang sedang sakit. Mereka berdua tetap berbohong dan memasak sampai detik ini.

Well, tak lupa seorang Senor Pink pun merubah gaya fashionnya demi istri dan anaknya agar tetap tersenyum. Lucian dan Gilmet XD. Ahh, One Piece benar-benar kisah yang mengharukan.

Nah, seorang Ibu pasti akan mengorbankan apapun demi anak-anaknya. Aku tahu makanan itu pasti rasanya menjijikkan, tapi agar tidak menyakiti hati kecil Sanji yang susah payah memasak dan menembus badai, sang ibu tetap memakannya sampai habis. Mengharukan bukan.

Well, pada saat Luffy, Zoro dan Sanji memeriksa kapal Galeon yang jatuh dari langit. Sanji sempat termenung kala melihat foto wanita. Bisakah kita berpikir, Sanji teringat dengan mendiang ibunya? Yang jelas itu bukan foto ibunya karena kapal Galeon itu sudah berlayar di langit selama ratusan tahun.

4. POLA MELINGKAR

Jika pada akhirnya nanti Jajji memang tidak memiliki pola alis yang melingkar.

Maka aku berkesimpulan, pola alis lingkaran berhubungan dengan eksperimen yang Jajji lakukan pada anak-anaknya. Eksperimen yang berhubungan dengan “Lineage Factor”.

“Lineage Factor”, adalah dasar untuk blueprint kehidupan. Yang aku bilang juga minggu lalu, bahwa itu dasar untuk membuat buah iblis buatan. Jika semua eksperimen hanya berhulu dari “Lineage Factor”, maka kemungkinan paling besar pola alis lingkar sangat berhubungan erat dengan pola lingkar buah iblis pada umumnya.

Apakah memang ada hubungan antara Vinsmoke brother dengan buah iblis? Apakah Jajji memasukan DNA buah iblis ke dalam DNA tubuh anak-anaknya? Sehingga memunculkan pola yang sama pada anak-anaknya.

Who knows? Sebelum ada ilmuwan yang menjelaskan tentang apa itu buah iblis. Saat ini kita hanya bisa menprediksi saja.

5. PENELITAN BESAR

Sekarang aku jadi berpikir, kenapa buah iblis buatan yang diciptakan Dr. Vegapunk dikatakan gagal? Padahal Momonosuke yang memakannya bisa mendapatkan kekuatan untuk bertransformasi menjadi Naga. Aku berkesimpulan bahwa itu dikarenakan tidak muncul pola lingkaran sempurna. Jadi bisa dikatakan bukan gagal, tapi hanya belum sempurna saja. Jadi ini pun bisa menjadikan bahan pemikiran kita, bahwa SMILE yang diciptakan Caesar dan Doflamingo pun sama saja, karena Caesar hanya meniru berdasarkan prototipe yang belum diuji cobakan kepada manusia.

Dan aku jadi berpikir, tujuan Germa dimunculkan dengan Jajji sebagai seorang ilmuwan yang bersama Dr. Vegapunk adalah seorang penemu “Lineage Factor” adalah orang yang akan memecah kebuntuan untuk menghadapi pasukan Zoan buatan Kaido yang berjumlah 500 orang. 500 itu banyak, dan kita belum tahu kelemahan mereka, dan itu pasukan Yonko. Modal nekat hanya saling bertarung, cukupkah? Saat ini saja Luffy melawan salah satu komandan Yonko Big Mom cukup kewalahan loh XD.

Well, yang namanya buatan tentu akan selalu ada celah. Dan tentu ilmuwan yang juga memahami Lineage Factor dapat dengan mudah memahaminya. Jika ada virus tentu ada anti virus XD.

Dengan kata lain, Jajji lah yang mungkin nanti akan memberi tahu Luffy tentang kelemahan dari para pengguna buah iblis buatan. Tentu saja, Germa tidak dimunculkan begitu saja hanya sebagai prolog kisah Sanji. Pasti ada tujuan khusus yang disiapkan untuk Germa 66.

6. REIJU THE POISON PINK

Satu wanita yang menarik selain ibu Sanji tentu adalah Reiju. Minggu lalu aku sudah mengutarakan tentang sisi kebaikan Reiju yang memang memiliki kebaikan yang tulus.

“Kebaikan pasti akan dibalas dengan sebuah kebaikan.”

Beruntung Sanji memiliki seorang kakak yang baik hati. Meskipun dia harus berbohong di depan Sanji, untuk ikut tertawa. Tapi Reiju adalah orang yang selalu membantu Sanji di belakang mereka bertiga. Setelah Sanji selesai dibully. Dan tidak pernah berubah sampai detik ini.

Tidak ada salahnya berbohong demi kebaikan. Dan apakah Sanji pun belajar untuk memaafkan kebohongan wanita dari kebohongan kakaknya ini?

Di Water 7 Sanji pernah mengatakan “Sudah tugas seorang pria untuk memaafkan kebohongan wanita!” Ya, kurasa ini semua didasari karena Reiju.

Well, prinsip yang luar biasa untuk menghormati seorang wanita yang dipegang Sanji ataupun impiannya untuk menjadi seorang koki, didasari kuat oleh dua orang wanita yang sangat peduli dengannya.

7. MENUJU EAST BLUE

Bagaimana caranya Sanji bisa nyasar ke East Blue pun akhirnya terungkap. Bagaimana caranya dia melintasi Red Line untuk berpindah ke East Blue. Kalo masih ada yang belum paham tentang geografis dunia One Piece, silahkan searching tentang peta One Piece. Nanti kalian pasti paham kenapa dari North ke East harus menyebrangi Red Line.

3 minggu waktu yang cukup lama untuk menaiki Red Line dan kembali menuruninya lagi dengan siput. Ya, wajar kecepatan siput tidak seberapa dan tingginya Red Line pasti akan memakan waktu. Tapi yang aku kagum, bisa-bisanya Odachi memikirkan hal konyol untuk mendaki tebing XD. Menggunakan siput LOL.

Tapi hal yang lain yang harus dicermati adalah di puncak Red Line. Tentu kita tahu puncak Red Line adalah sebuah wilayah suci dimana Tenryubitoo tinggal di sana. Tentu hanya seorang keluarga bangsawan atau kerajaan, pihak pemerintah dan Angkatan laut yang berhak menginjakan kakinya di sana. Kriminal tidak boleh ada di sini, hanya kriminal yang memiliki gelar khusus yakni Shicibukai yang diperbolehkan menaikinya.

Memang kita tahu bahwa Germa adalah sebuah negara. Tapi kita juga tahu bahwa Germa adalah penjahat perang, jadi mereka sebenarnya memang kriminal. Tapi tentu hubungan antara pemerintah dan Germa yang belum kita ketahui adalah hal yang menyebabkan mereka bisa leluasa melewati Mariejoa.

Suatu hal rumit jika dipikirkan? Tapi tentu ini menjadi penasaranku kenapa mereka memiliki hak ikut Reverie. Kesepakatan apa yang terjalin. Apakah ada hubungan dengan sebuah riset penelitian? Tapi pemerintah sudah memiliki Vegapunk. Atau ini sebatas konsolidasi politik? Atau Germa hanya sebatas memberi upeti kepada pihak pemerintah.

8. HUBUNGAN DARAH

Sanji yang dibantu dikeluarkan oleh Reiju, memutuskan untuk melarikan diri dari keluarganya sendiri. Aku rasa itu wajar sekali ketika dia bagai anak yang tidak diharapkan oleh ayahnya sendiri.

Kata-kata Jajji bahkan membuatku teriris. Jajji tak bisa menghabisi anaknya sendiri dengan tangan dia, tapi dia tak mau mengakui Sanji sebagai anaknya. Sanji hanyalah sebuah duri yang dianggap sebagai hal yang memalukan dalam diri Jajji, sekalipun Sanji adalah darah dagingnya.

Well, intinya Jajji sendiri lah yang memutuskan hubungan darahnya dengan Sanji. Tapi sekarang dia meminta Sanji untuk kembali demi menikah dengan Purin. Bukankah ini hal yang menjemukan?

Menjadikan Sanji sebagai korban ketamakan ambisinya. Padahal dulu Sanji sama sekali tidak dianggap. Jadi Sanji tentu berhak menolak permintaan sang Ayah, dengan alasan hubungan darah antara mereka berdua sudah tidak ada lagi.

Mereka bukan lagi ayah dan anak!

9. PERGILAH SANJI!

Hal yang pasti sakit jika mendengar sang ayah tidak mengakui keberadaannya. Sanji hanya bisa menangisi keberadaan. Mungkin dia sangat menyesal lahir di keluarga yang seperti ini.

“Lari Sanji! Jangan pernah melihat ke belakang, jangan pernah kembali! Di luar sana akan ada orang yang memperlakukanmu dengan baik.”

Sekilas mirip kejadian Ohara bukan? Dimana Sauro juga memberi pesan kepada Robin untuk mencari orang-orang yang bisa menerima keberadaannya. Adegan seperti ini selalu membuatku merinding.

Dan sekarang aku yakin, bahwa Sanji akan kembali lagi pada sisi Luffy. Sisi dimana dia dijadikan sebagai teman, diagungkan sebagai koki yang paling hebat, tempat dimana dia bisa diterima tanpa perlu mempermasalahkan kekurangannya. Bukan di Germa, tempat yang hanya menjadikan Sanji sebagai alat untuk mencapai tujuan sang Ayah.

10. 11 JAM PERTARUNGAN

Kita harus benar-benar berpikir bahwa kru Yonko tidak semudah yang dibayangkan. Mau itu kru Big Mom ataupun Kaido sekalipun.

Kalian pikir Jack lemah? Tidak. Dia dihempaskan oleh seekor gajah purbakala yang sangat besar. Odachi hanya membuat Jack kalah senatural mungkin. Bayangkan jika Jack harus berhadapan dengan Luffy dulu atau Zoro dan kru lain. Pertarungan pun mungkin akan sama alotnya. Progress cerita ke Whole Cake Island akan terlambat. Dan hanya akan membuat jenuh. Pertarungan yang maha dahsyat? Tentu ada waktunya, bukan di Zou tapi di Wanokuni.

11.KENYANG

Pertarungan konyol nan idiot yang kupikir sudah menjadi watak Luffy sejak pertama kali.

Melawan Arlong, dia memanfaatkan gigi Arlong untuk menjadi giginya. Melawan Crocodile, yah bahkan dia memakan pasir. Dan dia pun meminum air segentong untuk memadatkan pasir Crocodile. Melawan Enel, lebih gila lagi bahkan dia melakukan banyak hal konyol dengan satu tangan terbelenggu bola emas.

Luffy bodoh, tentu! Itu pun diakui oleh teman-temannya. Berapa kali Luffy diperdaya oleh musuhnya. Tapi Luffy berhasil menemukan cara bertarungnya sendiri dengan masing-masing lawanya.

Dan kali ini melawan Cracker.

Melakukan kembali hal konyol dengan memakan semua biskuit Cracker! Tindakan yang natural yang dibuatnya dengan memakan semua biskuit.

Btw, ini adalah pertarungan yang sudah berlangsung 11 jam. Yang artinya kedua orang ini sudah terkuras staminanya. Luffy sudah tak memakai mode gear 4, dan Nami masih ada di sana. Berarti ada kalanya Nami harus menjaga Luffy ketika mode Gear 4 Luffy habis. Jadi pasti Nami tidak sekedar diam untuk menonton pertarungan.

Soal akhir pertarungan, hmmmm. Masih belum bisa dipastikan. Soal bagaimana Luffy bertarung, dia sudah utarakan akan terus memakannya. Tapi bagaimana Luffy akan bertarung dengan kondisi membuncit seperti itu? Tenang saja, proses metabolisme Luffy termasuk sangat cepat. Mudah sekali dia mencerna makanan.

Nah, jika mereka berdua terus bertarung dengan cara yang sama. Maka indikatornya adalah stamina. Para pengguna DF, memiliki batasan untuk mengeluarkan kekuatannya. Yaitu terbatas pada stamina penggunanya. Jadi ini soal siapa yang memiliki stamina lebih banyak, itulah pemenangnya XD.

Btw, Cracker pernah bilang bahwa dia tidak suka dengan rasa sakit. Maka dari itu dia menggunakan sebuah armor biskuit. Jika melihat adegan terakhir, aku berpendapat bahwa Luffy memang belum mendaratkan satu pukulan pun ke tubuh asli Cracker, biskuit Cracker memang pasti selalu melindungi Cracker.

Berlama-lama dengan Cracker pun tidak ada gunanya. Lebih baik langsung mendekat dan menghajar tubuh Cracker dengan hantaman super keras.

=========================

Perjuangan hidup Sanji terlihat cukup menyedihkan. Dulu sekali aku sudah cukup terharu dengan perjuangan Sanji dan Zeff untuk tetap hidup. Tapi rupanya, Odachi juga menyiapkan kisah lain yang lebih dramatis lagi sebelum pertemuan Zeff dan Sanji.

Meskipun menurutku terlalu banyak dejavunya dengan kisah kru lain. Tetap saja, kisah ini membuatku terharu. Sekarang kita bisa memahami kenapa Sanji begitu menghargai para wanita. Perjalanan Sanji begitu rumit.

Meskipun masa lalunya sudah ditinggalkan, pada akhirnya masa lalunya harusnya menyeretnya kembali. Kenangan pahit akan masa kecilnya harus kembali dibuka, Sanji harus menyelesaikan semuanya. Jajji harus disadarkan untuk tidak lagi menganggap anak-anaknya sebagai alat.

Oke sekian.

Jumpa lagi next ulasan. Heso!

 

Ulasan One Piece Chapter 841 oleh Lucy

Share.

About Author

One Piece Indonesia. One Piece World