Ulasan One Piece Chapter 830

0

Hesoo

Pondasi dari setiap hubungan adalah “kepercayaan”. Dan kata ini tidak bisa dibangun dengan sekejap mata, melainkan melalui sebuah kebiasaan yang konsisten dalam sebuah hubungan interaksi yang terjalin.

Hubungan jangka panjangnya dengan Luffy, meskipun baru terjalin 2 tahun ke belakang telah menciptakan sebuah kepercayaan. Nantinya dari sebuah kepercayaan akan melahirkan sebuah “keyakinan”. Pedro pun mulai mengindikasikan kepercayaan dan keyakinan kepada Luffy.

Selain dua kata tersebut, chapter ini pun menyuguhkan sebuah “pertaruhan”. Inti di chapter ini sebetulnya adalah soal ini. Suatu hal di mana kita menitipkan sebuah kepercayaan XD. Dulu sekali ada pria yang mempertaruhkan nyawanya demi seorang anak kecil, lengan kiri adalah imbalan yang harus dibayarkannya. Sebuah pertaruhan, yang menurut pria itu pada ratusan chapter berikutnya bertujuan untuk menyongsong era yang baru.

Untuk sesuatu yang berharga, imbalan yang diberikan pun harus setimpal.

Chapter ini cukup menyentuh.

Trust me…XD.

Here I go…

1. KEPERCAYAAN

Sudah berapa banyak penilaian kepada Luffy, baik dari kru sendiri atau orang yang yang mengenalnya LOL. Zoro, Sanji, Usopp, Nami percaya bahwa suatu hari kelak Luffy akan menjadi “Raja Bajak Laut”. Dan mungkin aku juga melewatkan beberapa percakapan kru yang mungkin juga mengatakan hal yang sama XD. Jujur, lupa LOL.

Well, Bisa lihat sendiri kan?? Kalo sudah percaya maka sebuah loyalitas tidak perlu dipertanyakan lagi. Para kru Topi Jerami telah memiliki kepercayaan dan loyalitas besar kepada kapten mereka.

Sekarang Jinbei.

“Topi Jerami Luffy adalah orang yang nantinya akan mengubah dunia! Dia mungkin masih kurang pengalaman! Tapi aku percaya yang akan menguasai lautan bukan salah satu dari Yonko, tapi Topi Jerami Luffy”

Dia memang tidak mengatakan bahwa Luffy akan menjadi raja bajak laut, tapi dia sudah cukup percaya bahwa orang yang akan mengubah dunia dan yang akan menguasai lautan ini adalah Luffy. Intinya adalah sebuah kepercayaan dan pertaruhan, Jinbei hanya tinggal membangun keyakinan pada Luffy. Tentu masih butuh proses, proses yang akan berjalan ketika dia nanti sudah resmi menjadi orang ke-9 yang direkrut Luffy.

2. JANJI

Di prolog ulasan minggu lalu aku mengutip kata-kata Jinbei kan? Tulis lagi ya XD.

“..aku berjanji akan datang menemui kalian dan kalo pada saat itu perasaan kalian tetap sama. Maukah kalian mengajakku sekali lagi untuk bergabung dengan kelompok Topi Jerami?”

Orang ini tetap teguh memegang janjinya. Sudah kubilang kalo pria sejati tidak akan menelan ludahnya sendiri. Akhirnya Jinbei pun membuktikan janjinya tersebut, tapi masih setengah saja karena Jinbei masih belum bertemu Luffy.

Sebenarnya saat di Pulau Gyojin Jinbei tidak menolak, dia hanya berucap “saat ini aku masih belum bisa!!”. Dan sekarang semuanya semakin jelas. Bukan cuma karena masalah ikatan Verbalnya dengan Big Mom saja. Tapi praktis juga dengan teman-temannya di Bajak Laut Taiyo dan karena dia adalah kaptennya.

Yap, memang menyelesaikan urusan dulu lebih baik. Analoginya, anggaplah kalo kamu mau resign, lebih enak resign secara baik-baik LOL.

3. IZIN

Dalam awal chapter kita dibawa ke flashback dulu sebelum Jinbei datang ke Whole Cake Island. Di sana kita bisa melihat, dengan lantang Jinbei berkata kepada rekan-rekannya sesama manusia ikan di kelompok Taiyo.

Aladine mengatakan bahwa Jinbei hampir 2 tahun ini tak terhitung berapa kali membicarakan Luffy. Dan Jinbei langsung tersipu. Well, Jinbei memang sudah begitu tertarik dengan Luffy. Ketika seorang sudah tertarik akan sesuatu, salah satu cirinya adalah selalu membicarakan hal yang menarik tersebut kapanpun dan dimanapun.

Untungnya baik Aladine maupun seluruh rekannya dengan bijak menerima permohonan Jinbei. Mereka semua mendukung, tidak protes sama sekali XD. Meskipun tentu ada konsekuensi yang harus diterima oleh mereka semua.

Dan semakin dijelaskan oleh para kru Jinbei bahwa selama ini Jinbei terlalu memikirkan mereka. Meninggalkan posisi prajurit Neptune hanya demi mengejar mimpi bersama Tiger. Menerima status Shicibukai demi mengangkat ras ikan, bernaung pada Big Mom demi melindungi kelompok Taiyo dan Kerajaan Ryuguu.

Pada intinya Jinbei terlalu banyak memikul beban berat sendirian. Benar kata mereka, sesekali Jinbei harusnya mulai memikirkan dirinya sendiri XD. Jadilah sedikit egois.

Hahahaha….

Ketika ada adegan ini aku langsung Flashback ke kisah Franky LOL.

4. KEBALIKAN

Ya. Seperti sebuah pola yang sangat menarik menurutku mah LOL.

Ingat kejadian akhir arc Water 7 dan Ennies Lobby. Apa kata-kata keluarga Franky kepada Franky?

Pada dasarnya Franky begitu menyayangi Zambai dan keluarga Franky yang lain. Dia merekrut para bandit, bekerja sebagai pemburu hadiah sekaligus pembongkar kapal adalah upayanya melindungi Water 7 dari penjarah. Semua yang dilakukan Franky adalah demi orang lain, demi rasa bersalahnya bukan untuk kesenangan dirinya. Lalu Franky pun berhenti membuat kapal setelah kejadian Tom. Tapi ketika bertemu dengan Luffy, Franky kembali dan melahirkan sebuah kapal super keren dengan nama Thousand Sunny. Dan kata-kata terakhir Zambai pada Franky adalah “apakah kami tidak boleh memikirkan kebahagianmu?!”. Hampir serupa dengan ucapan kelompok Taiyo.

Sama-sama melakukan demi orang lain.

Kembali membuat kapal setalah bertemu dengan Luffy, dan selalu membicarakan Luffy setelah bertemu dengan Luffy.

Dan yang terakhir, keluarga Franky maupun kelompok Taiyo sama-sama memikirkan kebahagiaan kaptennya.

Apakah tidak cukup mengatakan bahwa Jinbei sedang memainkan peran Franky saat ini LOL. Minggu lalu aku juga bilang gini kan XD.

Well. Tapi ada bedanya? Jika Franky tidak bisa mengutarakan kemauannya kepada teman-temannya. Kebalikannya, Jinbei bisa mengutarakan kemauannya kepada rekannya.

Dan jelas sekali ini adalah pertaruhan demi menyosong era baru dan masa depan.

Satu langkah sudah Jinbei melangkahkan kakinya di Sunny Go XD.

Masih ada yang ragu kalo Jinbei akan jadi orang ke-9?

5. HUBUNGAN VERBAL

Sebagai seorang kapten kapal, jika Jinbei berkata ingin keluar. Maka itu akan berlaku untuk semua awak dari kelompok Taiyo. Bukan hanya untuk dirinya, karena dia juga sudah langsung memintanya kepada Big Mom juga.

Ini jadi membuat masalah hubungan verbal yang terjalin jauh lebih rumit!

Pertama memang jika Jinbei keluar yang paling merasakan dampak utamanya adalah kelompok Taiyo. Ikatan antara kedua kelompok akan hilang. Dan karena saat posisi mereka ada di Totland, praktis tentu akan menjadi bulan-bulanan Big Mom. Memang kabur menjadi salah satu jalan keluarnya.

Kedua adalah masalah lambang yang dipinjamkan oleh Big Mom. Sudah disinggung bahwa bergabungnya mereka kepada Big Mom sekaligus untuk melindungi Pulau Gyojin dari tangan-tangan bajak laut yang jahil yang mengacau di sana. Jika ikatan tersebut terlepas maka Kekuasaan Big Mom pada pulau tersebut akan dilepaskan juga. Wilayah pulau akan semerawut kembali, meskipun kewajibam untuk menyiapkan permen dan manisan untuk Big Mom pun menjadi tidak ada lagi.

Dan hal paling rumit lagi adalah, ternyata Aladine tengah disiapkan untuk menikahi anak ke 29 nya Big Mom. Charlotte Praline.

Yoo kita bahas dipoint berikutnya.

6. PERNIKAHAN

Seperti yang kita tahu pernikahan adalah cara agar Big Mom bisa menambah kekuatan armada tempurnya. Itulah politik kekuasaan yang diterapkan Big Mom.

Kita berpikir hal yang sangat sederhana saja XD.

Apa posisi Aladine? Wakil kapten Kelompok Taiyo. Apa permintaan Jinbei, bergabung dengan kelompok Topi Jerami.

Dengan kata lain Jinbei akan keluar dari kelompok Taiyo, dan otomatis seharusnya Aladine adalah orang yang akan menggantikan posisi Jinbei. Dengan kata lain Aladine akan menjadi kapten Kelompok Taiyo yang baru.

Kalo begini, posisi kelompok Taiyo tetap membingungkan apalagi jika Aladine akan menikah dengan Praline. Dengan kata lain posisi kelompok Taiyo sama saja tetap memiliki keterikatan dengan kelompok Big Mom. Ketika nanti kapten barunya harus menikahi anak Big Mom.

Well. Charlote Praline..

Praline adalah sejenis permen coklat yang terbuat dari cokelat, mentega yang disajikan dalam berbagai bentuk seperti kacang, buah dan sebagainya.

Anak Big Mom yang satu ini adalah setengah duyung dari jenis hiu martil. Artinya bahwa ayah Praline adalah jenis duyung yang kawin dengan Big Mom. Setengah darahnya adalah manusia dan setengah darahnya adalah duyung.

Bagaimanapun juga aku tidak mau memikirkan bagaimana cara mereka kawin XD.

7. CINTA ITU BUTA

Well. Permasalahan pernikahan Praline dan Aladine yang menyudutkan kelompok Taiyo agak menarik. Dikarenakan Praline tak peduli dengan apa yang sedang direncanakan oleh Jinbei dan Aladine. Pada intinya Praline tetap ingin ikut Aladine apapun yang terjadi. Cinta tetap berbicara di sini, meskipun memang awalnya mereka juga pasti dijodohkan. Cinta tetap tumbuh pada anak-anak Big Mom yang akan dinikahkan. Artinya mungkin Purin juga jujur mengutarakan perasaan sukanya kepada Sanji, ketika ia bercerita kepada Luffy.

Cinta itu memang buta LOL. Memilih kawin lari ketimbang memilih perintah mama.

Seperti kata Purin, rata-rata anak Big Mom tidak terlalu menyukai idealisme ibunya. Mereka semua terpaksa mengikuti permintaan mama. Menikahkan paksa anak-anaknya hanya demi politik dan keegoisan yang menguntungkan Big Mom tanpa pernah memikirkan perasaan anak-anaknya. Yah, ucapan Purin dibuktikan dengan sifat Praline.

Tapi tetap saja, kita harus mengaris bawahi perkataan Praline. Jinbei bukanlah orang pertama yang ingin keluar dari politik Big Mom, tapi ketika keinginan itu diucapkan maka keesokan harinya tidak akan ada yang bisa selamat.

Dengan kata lain. Big Mom adalah orang yang berprinsip terbuka. Silahkan utarakan pendapat kalian, tapi jangan harap bisa melakukannya tanpa imbalan apa-apa. Sadis!

Well, ini juga bisa jadi asumsi. Jika cara menolak pernikahan Sanji dengan cara negosiasi. Tapi tentu Luffy harus siap membayar dengan sesuatu jika ingin melakukan hal tersebut XD.

8. CHARLOTTE MUSCAT

Kita kembali ke Sweet City, di waktu sekarang. Muscat masih tergeletak dan seseorang memerintahkan untuk memindahkan tubuhnya dan berpesan jangan sampai meninggalkan tubuhnya sedetik pun.

Orang itu bernama Mont D’or. Mont D’or adalah sejenis Vacherin atau Keju yang dibuat dari susu sapi dari pegunungan jura yang terletak di Prancis dan Swiss. Karena anak yang menangisi Muscat, memanggil Mont D’or dengan sebutan Sir dan konsepnya juga makanan. Kemungkinannya dia juga salah seorang anak dari Big Mom.

Pesan Mont D’or seperti sebuah harapan bahwa Muscat sebenarnya belum mati meskipun sisa umurnya sudah diambil. Jangan tinggalkan tubuhnya sedetik pun. Artinya Muscat harus selalu didampingi agar dia tidak benar-benar mati. Kenapa? Jika diasumsikan Muscat hanya pingsan maka memang seharusnya orang pingsan tidak boleh ditinggalkan sendiri. Sampai kapan? Sampai mungkin Big Mom mengembalikan sisa umurnya.

Tapi aku belum paham apa bayangan hitam yang diperintahkan oleh Mont D’or. Apakah itu berasal dari kekuatan Big Mom atau kekuatan Mont D’or. Pada intinya mahkluk hitam pekat inilah yang akan melakukan tugas untuk tidak meninggalkan Muscat “sedetik pun”.

Garis bawahi juga perkataan Mont D’or, “Ketika mama sedang mengamuk tidak akan ada satupun yang akan selamat! Tak terkecuali anaknya sendiri!”.

Itu adalah amukan yang sudah biasa terjadi. Bagaimana jika dikhianati? Dikhianati oleh Purin yang sedang mencoba membawa Sanji kembali kepada teman-temannya??

Lebih baik Purin memilih cara yang sama saja dengan Praline XD.

9. JAWABAN

Hal yang paling mudah diduga adalah permintaan Jinbei. Ya, karena memang itu sudah disinggung sendiri oleh Big Mom. Dan itu sudah diprediksi oleh banyak orang. Tapi hal yang memang tidak terduga adalah jawaban dari sang Big Mom.

Di ulasan minggu lalu aku memang mengatakan permintaan Jinbei memang bukan hal yang akan ditolak. Tapi ternyata alasan yang dikemukan berbeda jauh dari bayanganku. Menganut konsep yang sama dengan Luffy.

“Freedom”.

Bajak laut itu adalah bebas. Tidak terikat pada satu apapun. Sebagai seorang bajak laut bebas menentukan arah, laksana sebuah kapal di lautan. Kapal itu bebas berlayar untuk menentukan tujuannya sendiri. Yah, beginilah alasan utama Big Mom.

Dengan demikian kita harus terhindar dengan masalah yang pelik. Takut apa yang terjadi pada Muscat akan terjadi juga pada Jinbei. Paling tidak untuk saat ini, atau itu belum terjadi XD.

Big Mom memang sangat demokratis terhadap anak-anaknya. Lebih tepatnya mungkin mengadopsi demokrasi terpemimpin, meskipun mengambil ideologi demokrasi. Tetap saja rakyat yang memiliki hak atas pemilihan umum tetap tidak bisa mengubah kebijakan publik. Jinbei tetap bebas memilih tujuannya, tapi ada harga yang harus dibayar. Tetap saja otoritasnya ada pada Big Mom selaku ratu di sana. Dia punya hak penuh atas anak-anaknya sendiri.

10. DART

Well! Jika ingin bebas boleh saja, tapi harus memberikan gantinya XD. Sebetulnya sama saja bohong. Dan nasib selanjutnya ditentukan oleh sebuah papan permainan, yang mereka sebut “Roulette”.

Meskipun aku rasa itu bukan sebuah Roulette. Dari sisi manapun aku melihat ini adalah sebuah papan “Dart”. Kalau Roulette adalah permainan yang dimainkan oleh Fujitora di Bar Dressrosa. Dan juga tidak terlihat seperti sebuah permainan “Roda Nasib”. Atau ini sejenis “Rusian Roulette”. Jika seperti itu hanya keberuntungan lah yang mampu menyelamatkan sang pemain XD.

Tapi aku tetap yakin ini adalah sebuah Dart yang cara mainnya digabung dengan permainan Roulette, yakni diputar. Jika Papan Dart hanya diam dan kita tinggal mengarahkan panah sesuai kemauan kita. Kita buat lebih susah lagi, Dart itu diputar seperti Roullete, barulah kita tembakan panah Dart. Ini jauh lebih sulit.

Lingkaran paling luar disebut Double Ring. Lingkaran kedua disebut Triple Ring. Titik yang paling tengah disebut Double bull. Seharusnya diantara Double Bull ada lingkaran lagi yang disebut Bull Eye’s. Tapi di sini tidak ada. Sementara di luar lingkaran disebut single segment.

Sekarang yang aku pikirkan adalah? Bagaimana aturan mainnya di sini. Dalam aturan normal cara main Dart ada 2. Bermain 01 (Zero One) dan Cricket. Zero One adalah bermain menghabiskan angka sampai 0, sementara jika bermin cricket intinya adalah mengumpulkan poin yang tertinggi namun hanya menggunakan beberapa segmen. Agak lebih rumit memang XD.

Tapi jika di Dart Roulette Games ini, bagaimana? Selain angka yang tertera kita juga melihat simbol. Tangan, kaki, kepala dan Ratu yang bermahkota.

Jika kita sambungkan dengan kata-kata Big Mom, “Apa yang akan hilang dari dirimu?”

Maka kita analogikan saja, jika kepala ya kepala yang hilang, dan seterusnya disesuaikan dengan simbol. Lalu bagaimana ratu yang bermahkota. Jika kita ibaratkan itu adalah lambang Big Mom. Tidak mungkin Big Mom yang hilang LOL.

Ya, ibaratkan aja itu adalah satu-satunya hal yang bisa menyelamatkan nyawa Jinbei tanpa kehilangan suatu apapun XD.

Well, jika terkena kepala? Bagaimana Jinbei bisa hidup LOL. Ini sudah seperti hidup, mati atau cacat XD.

11. SEMUT DI MALAM HARI

Waktu terus dipersingkat, tidak mau bertele-tele kita sudah tiba pada malam hari. Saat ini Luffy tengah melewati lautan yang disebut “Mizuame” atau sirup manis. Di malam hari wilayah tersebut akan menjadi sangat dingin dan membuat lautan sirup menjadi beku, sementara di siang hari akan kembali normal.

Kondisi yang begitu ekstrim ditambah lagi dikuasai oleh ratusan semut. Sudah menjadi pepatah lama, ada gula maka ada semut XD. Untungnya saat ini Brook membuat mereka tidur untuk sementara waktu. Jadi untuk saat ini mereka aman dari serangan semut. Pedro berkata kapalnya pernah dimakan semut ini. Artinya kemungkinan ini jenis spesies semut kayu, meskipun mereka tidak makan kayu LOL. Karena makanan utama mereka adalah cairan manis dan sirup adalah cairan manis. Kapal yang melewati lautan sirup mungkin menyerap dan menyebabkan semut-semut ini memakannya XD.

Well, karena tidak ingin membuang waktu mereka tetap memaksakan untuk melewati lautan sirup. Memang agak merepotkan jadinya, mencairkan sirup dan menarik kapal. Kenapa harus Carrot yang menarik kapal, kenapa bukan Pedro saja yang punya tenaga lebih kuat. Dan biarkan Carrot bertugas mencairkan es sirup bersama Luffy.

Ah sudahlah LOL.

12. BURONAN

Sedikit demi sedikit akhirnya Pedro mulai menjelaskan latar belakangnya. Dulu dia juga bajak laut sama seperti Pekoms, dan mereka pernah berpetualang bersama. Sekarang wajar kalo Pedro tak mengkhawatirkan sama sekali dengan hilangnya Pekoms.

Sebenarnya mereka hanya berpetualang untuk mencari Poneglyph tapi pada akhirnya mereka diberikan harga buron. Alasannya seperti jelas ya, ini dikarenakan oleh sebuah Poneglyph. Karena mencari Poneglyph, membaca Poneglyph adalah sebuah tindakan kriminal.

Menyedihkan, padahal semua dilakukan demi master Nekomamushi. Tapi mereka malah terjebak dalam situasional yang sangat tidak menguntungkan. Menjadi buronan dan akhirnya tiba di wilayah Totland yang merupakan akhir perjalanan mereka berdua.

Dengan kata lain disitulah Pekoms bergabung dengan Big Mom, dan mungkin Pedro juga. Dan entah untuk alasan tertentu dia melarikan diri dan kembali ke Zou.

Ceritanya dulu mungkin seperti ini, Big Mom tanpa sengaja bertemu suku minks yang sedang mencari Road Poneglyph. Suku minks mungkin adalah satu-satunya suku yang tidak pernah bisa ditemui Big Mom karena tempat tinggal mereka tidak pernah bisa ditemui. Karena Zunisha selalu berjalan XD. Seperti mendapat durian runtuh untuk menyempurnakan sistem dunia utopia Totland, Big Mom menangkap mereka atau memaksa mereka hidup di sini. Pekoms atau Pedro terpaksa tinggal di sini. Mungkin ideologi Pekoms berubah seiring berjalannya waktu, namun tidak pada Pedro. Sampai pada akhirnya dia melarikan diri dan bisa tiba di Zou kembali. Seseorang yang memanggil Pedro dengan sebutan kapten kemungkinannya adalah salah seorang anak buah Pedro yang terpaksa tinggal di sana sampai sekarang.

Tapi tentu kita memang harus menunggu kisah sebenarnya. Karena Pedro merasa wilayah Totland begitu mengiris ingatannya karena kenangan itu begitu pahit. Itu artinya kisah yang terjadi mungkin saja lebih seram atau tragis.

13. KEPERCAYAAN (2)

Luffy memang beruntung, meskipun kehilangan seorang Pekoms yang benar-benar mengetahui selak beluk Totland. Tapi sejak awal dia sudah membawa orang yang tepat, Pedro. Orang yang juga mengenal Totland berkat pengalaman berlayarnya.

Awal keikutsertaan Pedro memang mencurigakan, tapi saat ini Pedro menunjukan sikap kooperatif yang bagus. Tidak seperti kemarin yang seenaknya ingin melakukan tindakan. Hendak menyerang warga atau Purin.

Tindakan Nekomamushi dan Inuarashi yang memperlihatkan Road Poneglyph kepada orang luar selain klan Kouzuki pun sempat tidak dipercayai Pedro. Namun pada akhirnya, saat ini Pedro mulai menumbuhkan kepercayaan kepada Luffy. Bahwa apa yang dilakukan oleh kedua rajanya adalah sebuah rasa kepercayaan karena melihat Luffy memiliki kesamaan dengan Roger. Orang dari luar klan Kouzuki yang terakhir kali diperlihatkan Road Poneglyph.

Well, sebenarnya ada Law juga. Pada dasarnya mereka juga yakin karena Law bukan orang jahat. Dan pada intinya takdir “D” lah sebenarnya yang membawa mereka semua dalam kesamaan ini XD.

Kesamaan yang pada akhirnya akan memimbing Luffy mutlak membutuhkan Road Poneglyph. Seperti yang Roger lakukan dulu, menggunakan Road Poneglyph untuk tiba ke lokasi Raftel

14. BERBAGI TUGAS

Sewajarnya, sudah seperti yang kita ketahui bahwa tujuan mereka bukan cuma satu.

Jika memang tujuan akhirnya adalah Raftel. Benar apa yang dikatakan Pedro. Road Poneglyph sangat-sangat amat dibutuhkan. Maka dari itu, mereka bukan hanya akan mengambil kembali apa yang hilang. Tentu mereka juga harus mengambil sesuatu yang memang diperlukan.

Sanji + Gyotaku Road Poneglyph yang ada di tangan Big Mom. Bonusnya Jinbei + Ordinary Poneglyph yang dibawa Jinbei LOL.

Maka dari itu untuk memaksimalkan team yang hanya sedikit berbagi tugas itu perlu. Tujuannya tentu, untuk mendapatkan hasil yang baik. “Tidak banyak yang dapat kita lakukan sendirian, tapi sangat banyak yang dapat kita lakukan bersama-sama”. Helen Adams Keller.

Maka, pembagian rencanaya adalah seperti ini. Luffy tetap fokus pada rencana penjemputan Sanji. Sementara untuk urusan Road Poneglyph serahkan pada Pedro.

Kali ini Pedro sangat yakin bisa mengambil Road Poneglyphnya. Untuk urusan mengendap-endap seekor jaguar memang pantas diserahkan tugas untuk berburu XD. Untungnya Road Poneglyph adalah benda yang diam jadi tak susah mengincarnya. Kita hanya perlu tahu di mana lokasi di sembunyikannya. Kecuali Road Poneglyphnya sudah dihidupkan dan akan berlari ketika diburu Pedro LOL.

Well! Pembicaraan yang mengasikan tersebut di tengah malam. Akhirnya harus terganggu dengan para semut yang kembali bangun LOL.

Saatnya menyelamatkan diri XD.

15. ESOK HARI

Kembali dipercepat XD. Nasib Jinbei pun harusnya sudah ditentukan karena ini sudah keesokan harinya LOL.

Well, sesuai yang dikatakan Pekoms bahwa perjalanan menuju Whole Cake Island dari Pulau Cocoa memakan waktu 1 hari.

Mereka akhirnya tiba pada tempat yang mereka tuju. Pulau itu memang kue, pantas saja namanya Whole Cake (Semua Kue). Di panel paling bawah sebelah kanan ada seseorang yang memakai baju zirah lengkap dengan tombak, orang itu berdiri di belakang Carrot.

Awalnya aku bingung, tapi jelas tidak ada orang lain selain mereka berenam. Itu adalah Nami yang baru keluar dari kamarnya, dia tidur menggunakan baju zirah. Mungkin karena mereka harus bertempur semalam suntuk dengan para semut LOL. Di panel berikutnya Nami langsung melepas semuanya XD.

Tujuan mereka adalah istana di mana Big Mom berada. Itu adalah kue yang paling tinggi. Terdengar mudah XD.

Mereka akan berlabuh, di sebuah tanjung yang menurut informasi adalah satu-satunya tempat yang tidak ada penjaganya. Informasi dari mana? Kemungkinan besar dari Purin. Cuma dia yang sebelumnya menjelaskan detail kepada mereka kan. Tapi ternyata sudah ada orang yang ada di sana.

Siapa?

Jika sesuai rencana dan jika tanjung yang mereka tuju adalah pantai barat daya. Seharusnya orang yang menunggu mereka adalah Purin yang berjanji akan membawa Sanji kepada mereka.

Jika itu Purin, bisa dikatakan semua yang dikatakan Purin di cafenya adalah kejujuran. Tapi kalo itu orang lain, artinya semuanya adalah jebakan.

Lalu kalo di sana bukan Purin. Lalu siapa yang mungkin ada di sana? Sanji, Big Mom, Ayah Sanji, salah satu saudara Sanji antara Reiju atau Yonji, Jinbei atau malah Pekoms yang sudah tiba lebih dulu, atau Capone yang sedang berjaga? Ichiji dan Niji harusnya baru tiba esok harinya lagi.

Semuanya masih memungkinkan. Tapi aku tetap memprioritaskan Purin. Tapi dia tidak sendiri XD. Di belakangnya sudah berdiri puluhan prajurit Big Mom yang sudah menunggu mereka LOL. Karena sejak awal Purin memang menjebak Luffy atau Rencana Purin sudah diketahui Big Mom. Dan sekarang Purin sedang dimanfaatkan Big Mom.

Sanji cepat tolong Purin XD

___

Oke. Secara keseluruhan chapter ini belum panas XD. Aku masih bingung tentang kisah yang akan terjadi nantinya. Entah akan terjadi pertempuran sengit atau tidak. Tapi sulit membayangkan bahwa tidak akan ada sama sekali pertempuran.

Mereka hanya berenam. Apakah mereka mampu melakukan misi yang sulit ini? Apalagi ini kandang Yonko XD. Kekacauan pasti terjadi.

Mereka punya kartu Truf? Mungkin saja.

Jinbei dan kelompok Taiyo pasti. Pekoms aku rasa juga, karena dia sudah terjebak dengan nostalgia dan rasa balas budi akan kampung halamannya LOL. Atau nama Lola akan menjadi penolong tak terduga XD. Jangan-jangan Lola malah juga sudah pulang kembali ke rumah XD. Reiju, kakak wanita Sanji ini juga mungkin akan bertindak di luar dugaan kita. Dan tentu Purin sendiri, jika dia memang benar-benar tulus membantu rencana Luffy.

Dan Caesar XD. Jangan lupakan dia LOL. Meskipun aku tidak peduli dengan dia, saat ini aku yakin bahwa Caesar tanpa disuruh pun akan berpihak pada Luffy. Penipuan dana penelitian yang telah dia lakukan terhadap Big Mom, tentu adalah motivasinya untuk selalu kabur dari Big Mom LOL. Dia pasti akan mencari perlindungan XD.

Untuk sebuah chapter yang akan membangun inti cerita, cukup menarik informasi yang disampaikan XD.

Oke…

Sekian dulu ya…

Wah ini masih hari sabtu.

Tumben LOL.

Hesoo…

 

Ulasan One Piece Chapter 830 by Lucy

Share.

About Author

One Piece Indonesia. One Piece World