Theoview One Piece Chapter 864

0

Sungguh ini cerita fantasi yang tidak pernah kehilangan cita rasa kenyataan. Ya, Katakuri memang bisa menebak masa depan. Lalu kenapa? Toh dia sekedar menebak, bukan menciptakannya.

“Yang mampu menciptakan era ini adalah orang-orang yang berada di dalamnya.”

Rayleigh (chapter 506)

 

“Nasib suatu kaum tidak akan berubah kecuali mereka berusaha mengubahnya sendiri.”

Future is created, not predicted. Masa depan itu diciptakan, bukan diprediksi. Itulah kira-kira pesan moral yang ingin disampaikan di chapter ini.

Dan sesungguhnya, kemampuan Katakuri ini mengingatkan kita dengan seseorang yang haki kenbunnya juga sangat kuat, yaitu Enel. Kalau kalian ingat, dalam survival games di Upperyard, Enel memprediksi jumlah peserta survival games tinggal tersisa 5 orang dalam waktu 3 jam.

Namun ternyata tebakannya salah karena tersisa 1 orang tambahan, yaitu Luffy, yang tidak hanya berhasil mematahkan prediksi Enel, tetapi juga menghancurkan rencananya menghancurkan Skypiea.

Singkatnya, prediksi Enel dipatahkan oleh masa depan yang diciptakan Luffy.

Dan sekarang, apalah daya Katakuri, yang berhadapan dengan orang-orang pendobrak sejarah? Luffy dan Bege adalah generasi terburuk yang membuat revolusi di mana-mana. Hei, bahkan Sanji yang notabene hanya orang “kesekian” dalam aliansi Luffy saja bisa menciptakan masa depan sendiri belum lama ini, yang tidak terdeteksi Katakuri.

Katakuri tidak seberapa.

***

Berpindah ke detail.

  • Coverstory bercerita tentang SHP Grand Fleet. Ini sesuatu yang baru. Dan layak dinantikan bagaimana cover story ini berkelindan dengan alur cerita utama.
  • Kita lihat tipe-tipe buah iblis yang baru terasa familiar. Ah, jadi ingat masa-masa di mana nama-nama buah iblis masih mudah diingat dan unik-unik. Sekarang mereka ada banyak sekali dan kekuatannya serupa tapi tak sama. Yang muncul di chapter ini agak serupa dengan buah iblis Smoker dan Akainu. (Namun saya gak akan bahas detil karena ini bisa jadi debat panjang).
  • Teori relativitas Einstein terbukti di chapter ini. Nunggu 3 detik kok nggak selesai-selesai ya. Haha. Serasa sudah beberapa menit.
  • Pudding bimbang. Keadannya mirip konflik Sanji-Viola dulu. Dan situasinya jelas memungkinkan Pudding untuk memihak Luffy cs.
  • Vinsmoke benar-benar mati langkah. Prihatin juga lihat ekspresi Jajji.

***

Kalau lihat akhir chapter ini, kelihatannya ada kemungkinan kita bertemu masa lalu Big Mom di chapter berikutnya. Seperti yang pernah dibahas sebelumnya, masa lalu BM adalah kepingan puzzle yang belum jelas harus ditaruh di mana…

….Dan ini berpotensi mengubah segalanya.

Mengutip kata-kata Bege lagi, “semua orang bisa menciptakan masa depan”

Statement ini berlaku untuk siapa pun, termasuk Big Mom.

Ah, ya sudah, kita nantikan saja cerita selanjutnya.

 

Theoview One Piece Chapter 864 oleh Rokushiki Master

Share.

About Author

One Piece Indonesia. One Piece World