Theoview One Piece Chapter 852

0

Bingo. Gelangnya palsu. Sesuai dugaan beberapa chapter silam, Reiju akan jadi jalan keluar Sanji karena masih tersisa nurani di hatinya.

Orang itu, Oda, sepertinya tidak pernah kehabisan trik di balik lengan bajunya. Kamu pasti sadar bahwa One Piece memiliki ciri khas yang selalu menjadi kelebihannya selama ini, yaitu “foreshadow” alias “tanda-tanda”.

“Tanda-tanda” adalah suatu peristiwa yang terjadi di semesta One Piece, yang sekilas terkesan remeh dan sepele. Padahal kelak ia akan menjadi sesuatu yang lebih penting di masa depan.

Saat Reiju menyelamatkan Luffy dari serangan racun ikan, itu adalah “tanda-tanda”.

Tanda-tanda bahwa Reiju memiliki hati nurani dan empati, alih-alih saudara-saudaranya yang hatinya telah ‘mati’. Kemudian, dari tanda-tanda itu, Oda menanamkan kepercayaan kepada para pembaca bahwa Reiju akan kembali melakukan sesuatu yang menguntungkan Luffy cs di masa mendatang.

Kepercayaan itu akhirnya terbukti di chapter ini, di mana Reiju menolong Sanji dengan memalsukan gelangnya.

Jadi, pembaca akan merasa pertolongan Reiju di chapter ini bukan sesuatu tiba-tiba. Pembaca tidak akan merasa “kok, tiba-tiba reiju baik, ya?”

Alih-alih, kita pembaca akan mengangguk pelan dalam persetujuan, karena tindakan Reiju rasional dan konsisten dengan emosi dan perbuatannya di masa lalu.

Kedengarannya ini perkara remeh, ya. Namun, Oda telah menggunakan trik ini selama bertahun-tahun untuk menjaga kesetiaan para pembacanya terhadap cerita One Piece. Ini permainan alam bawah sadar, yang dimainkan Oda supaya kita senantiasa ‘terhubung’ erat dengan cerita one piece, dunianya, dan peristiwa-peristiwa remeh yang pernah terjadi bahkan 700 chapter yang lalu.

“Tanda-tanda” itu adalah penegasan bahwa dunia One Piece itu satu padu. Setiap kejadian akan berkelindan dengan kejadian lainnya. Pun setiap aliran waktu di masa lalu akan merembes bagai air pada masa sekarang dan mengeras bagai stalagtit di masa depan.

Salut, sekian tahun mengikuti cerita One Piece, saya masih bisa angkat topi buat pengarangnya.

* * *

Sementara itu, Jinbei resmi mengkudeta posisinya sebagai bawahan Big Mom.

Wah, ini sih bukan “tanda-tanda” lagi.

Ini lebih seperti penandatanganan pakta resmi yang bertuliskan :

“Dengan ini, saya dengan segenap hati akan menanggalkan kesetiaan saya terhadap Big Mom dan menggantinya dengan kesetiaan penuh terhadap Kelompok calon Raja Bajak Laut Topi Jerami Luffy.” – Tertanda Jinbei

Tanda-tandanya sudah terjadi lebih dari 200 chapter yang lalu, saat Jinbei berikrar akan bergabung dengan Luffy setelah “urusannya” selesai. Tindakan Jinbei sekarang adalah realisasi dari tanda-tanda itu. Investasi Luffy mulai menuai keuntungannya.

* * *

Nah, tindakan yang diambil Reiju dan Jinbei ini sangat signifikan. Mereka mulai mengurai benang kusut yang terjadi selama Whole Cake Island Arc.

Kalau mau berprediksi naïf, masalah terbesar saat ini tinggal pertempuran Brook dengan Big Mom.

Bila si tengkorak musisi bisa lolos dengan salinan Road Poneglyph, sejatinya tidak ada lagi yang perlu dikhawatirkan. Strategi yang tersisa adalah mengumpulkan seluruh awak Topi Jerami (plus big BOSS Jinbei *ehem*), kemudian kabur dari area Yonkou ini untuk selamanya.

Masa bodoh dengan pertempuran Big Mom dan Germa. Mereka bisa bertempur sampai mati dan dunia tetap berputar. Toh ini cerita Luffy.

Namun, kita tahu situasinya tidak akan sesederhana itu. Masih ada sejumlah faktor, seperti penelitian Caesar, agenda rahasia Bege, dan masa lalu Big Mom yang berpotensi mengubah haluan cerita 180 derajat.

* * *

Chapter joss. Keseruan One Piece stabil sekali belakangan ini. Setiap chapter selalu menunjukkan kemajuan plot yang signifikan.

2016 telah usai. Tahun Sanji telah lewat dan menemui klimaksnya. Kini 2017, saatnya menatap Reverie dan Wano. Semarak yang belum pernah ditorehkan tinta emas akan terjadi sebentar lagi.

 

Theoview One Piece Chapter 852 oleh Rokushiki Master

Share.

About Author

One Piece Indonesia. One Piece World