Theoview One Piece Chapter 847

0

Kaum Raksasa Elbaf.

Seperti biasa, ini masih teori. Teori, sehebat apa pun, bisa dipatahkan dengan 1% kejutan-tak-terduga yang selalu setia di pihak si empunya cerita. Namun tiga kata di bait pertama tadi sepertinya bisa menjadi tebakan sementara kita. Setidaknya, itu yang paling terdengar masuk akal. Keping-keping puzzle yang berserakan sebelumnya terasa terangkai manis. Hanya sebatas terasa sih. Belum sepenuhnya meresap. Namun tak mengapa, mari kita simak alurnya.

* * *

Big Mom selalu terobsesi dengan raksasa — satu-satunya ras yang luput dari tatanan utopia multi-ras Toto Land. Dia memimpikan bisa semeja dengan mereka saat makan malam. Tidak main-main. Untuk memenuhi obsesi itu, Big Mom membayar Caesar untuk menciptakan “Formula Gigantifikasi”. Formula yang –sesuai namanya– memungkinkan tubuh manusia normal terpicu menjadi berkali-kali lipat ukuran asal. Meski hasilnya imitasi, cukup untuk memenuhi obsesi.

Namun, memang ada yang janggal, sih. Taktik Big Mom ini terkesan ‘ribet’. Selain karena formula tersebut belum tentu berhasil dibuat (apalagi ilmuwannya Caesar si pembual mesum), sebetulnya ada cara yang jauh lebih mudah : undang saja 1-2 dari ras raksasa ke Toto Land.

Bila Big Mom sukses mengundang puluhan ras lainnya untuk mendiami Toto Land, kenapa ras raksasa tidak bisa? Seharusnya bisa. Logikanya, itu hal kecil buat si Yonkou.

Mungkin saya yang rada lemot juga nih. Awalnya saya pikir Big Mom bisa mengumpulkan banyak ras lewat jalur ‘undangan’. Dalam artian, Big Mom menawarkan Toto Land kepada siapa pun yang ingin tinggal di sana. Bebas. Fasilitasnya pun menggiurkan, yaitu perlindungan kelas wahid dari Yonkou. Tarifnya pun tidak seberapa, ‘hanya’ setor nyawa dua kali setahun. Meski memperpendek umur, itu pilihan yang lebih aman ketimbang tinggal di area lepas New World yang barbar, di mana orang-orang bisa mati kapan saja. Entah karena diamuk badai, monster laut, atau bajak laut. Akhirnya berduyun-duyunlah berbagai ras mendatangi Toto Land.

Namun, beberapa waktu lalu, kita saksikan bahwa jalur pernikahan lebih manjur. Kitalihat salah satu anak Big Mom yang ber-ras duyung ternyata menikah dengan anak buah Jinbei. Pernikahan yang tak hanya menjalin tali kasih, tetapi juga persekutuan politis dengan antara Big Mom dengan kelompok Jinbei. Kelompok yang notabene seluruhnya terdiri dari manusia ikan atau duyung. Otomatis, Toto Land pun semakin kaya dengan ras manusia ikan dan duyung. Nah, mungkin saja Big Mom juga menikahkan anaknya dengan ras2 lain. Toto Land yg sekarang bisa sebesar itu karena pernikahan.

Skip, skip, skip…

Kemudian, di chapter ini, kita saksikan wajah benci dan sinis Big Mom saat Jajji menyorot ketiadaan raksasa di Toto Land. Perhatikan rautnya. Benci sekali. Kuarannya terasa. Rasa benci, bagaimana pun detailnya, seringkali berawal dari kegagalan menerima kejadian pahit di masa lalu. Ini sudah terbukti dari villain-villain seperti Arlong, Hody, dan Doflamingo.

Jadi, apa yang terjadi?

Seakan menjawab pertanyaan itu, adegan berikutnya menampilkan betapa bencinya Big Mom pada Lola karena menolak menikah dengan mempelai kontraknya. Calon mempelai yang –jika Big Mom berbesan dengannya– konon bisa menjadikannya Raja Bajak Laut. Yonkou lain bertekuk lutut.

Wew. Itu imajinasi yang cukup fantastis. Memangnya ada sekutu sehebat itu? Memang calonnya dari keluarga mana sih?

Hmm…

Berdasarkan info yang ada sampai saat ini, kemungkinan besar si calon adalah pangeran atau anak tetua dari Elbaf, Desa Para Pahlawan. Kampungnya Dorey Burogy, Oimo, Kashi, dan Hajrudin.

Apa lagi yang lebih destruktif daripada sepasukan besar raksasa?

Mereka selalu jadi aset dalam pertempuran. Andalan dari Angkatan laut maupun Bajak Laut. Angkatan Laut punya Giant Squad saat pertempuran Marineford. Luffy punya Hajrudin asli Elbaf dan awaknya di pihaknya. Meski jumlahnya maksimal belasan, kehadiran mereka sudah cukup menggetarkan nyali lawan. Bagaimana kalau ada ratusan atau ribuan? Pecah.

Nah, teorinya, Big Mom pernah nyaris berbesan dengan keluarga royal Elbaf dan mendapat kekuatan itu. Namun gagal karena Lola yang mau dikawinkan kabur.

Pihak Elbaf sakit hati. Enggan menerima ajakan pernikahan lagi. Big Mom juga sakit hati. Kesempatan emas untuk menciptakan batalion emas lolos begitu saja dari sela jemarinya. Kecewanya terasa sampai kini. Akhirnya Big Mom terobsesi dengan formula gigantifikasi. Terobsesi untuk semeja dengan raksasa. Pun sensitif saat ada orang yang menyinggung tentang ras itu.

Teorinya seperti itu. Ada indikasi kuat ke arah sana. Dan bila terbukti, ini bakal jadi benang merah manis ke kisah Elbaf kelak.

* * *

Catatan menarik lainnya :

  • Big Mom ingin beraliansi dengan Vinsmoke tapi skeptis dengan mereka. Itu gejala Xenophobia : takut dengan orang asing.
  • Sanji kelihatannya mentok. Too bad.
  • Chopper siap membuka jalan dengan Monster Point. Strateginya cukup mantap.
  • Tamatebako siap dibuka saat resepsi. Bila bom didalamnya masih aktif, yah, siap-siap ricuh.
  • Bagaimana dengan spekulasi Big Mom jadi sekutu Luffy? Rasanya masih hidup, walau kansnya melemah. Si Yonkou bukan tipe sayang anak
  • Koleksi buku 4 Dimensi Big Mom sepertinya terinspirasi dari kombinasi Fantastic Beast and Where to Find Them dan “Buku Dongeng” dari serial Doraemon. Referensinya terasa kuat.
  • Brook mau konser? Hmmm, sepertinya jurus hipnotis tidur bakal dipakai lagi. Terakhir kali di Pulau Gyojin. Sangat ampuh. Entah kali ini.

 

 

Theoview One Piece Chapter 847 oleh Rokushiki Master

Share.

About Author

One Piece Indonesia. One Piece World