Theoview One Piece Chapter 846

0
Chapter kelas KAKAP!
Kesampingkan dulu Sanji. Kita berurusan dengan Rio poneglyph, benang merah sesungguhnya dari cerita One Piece.

“Batu Petunjuk dan Batu Kebenaran”

Cepat atau lambat, jumlah total poneglyph pasti bakal terkuak. Namun tidak menyangka bakal terkuak di sini. Biasa, Oda dengan kejutannya.
Jadi, total ada 30 poneglyph.
  • 4 Road Poneglyph,
  • 9 Poneglyph pembentuk “Rio Poneglyph”, dan
  • 17 Poneglyph Biasa
Theoview One Piece Chapter 846

30 Poneglyph

Ini informasi kelas satu.
Namun informasi tersebut akan lebih bermakna bila kita mundur ke chapter 301, “Aku Ada di Sini”. Chapter di mana Robin mendefinisikan Rio Poneglyph.
Perlu diketahui bahwa terjemahan chapter 301 versi Elexmedia cukup berbeda dengan versi scanlation . Selama ini, untuk chapter 301, saya berpegangan ke terjemahan versi Elexmedia. Namun ternyata terjemahan versi Elexmedia dan scanlation harus dipadu supaya lebih masuk akal bila dikaitkan dengan informasi dari Baron Tamago. Ini adegan yang dimaksud:
Theoview One Piece Chapter 846

Table of clues and table of truth (Chapter 301)

 

Jadi, saat itu Robin menerangkan bahwa ada dua jenis batu poneglyph, yaitu “batu petunjuk”(tablet of clues) dan “batu kebenaran” (tablet of truth).
Yang termasuk “batu petunjuk”, menurut Robin, adalah poneglyph Lonceng Emas Shandora. Yang isinya adalah lokasi Poseidon.
Namun yang benar-benar penting adalah “batu kebenaran”. Pasalnya, “batu-batu kebenaran” ini lah yang bila dikumpulkan akan membentuk Rio Poneglyph, alias sejarah yang hilang.
Nah, bila dihubungkan dengan penjelasan Tamago, 9 poneglyph tersebut kemungkinan besar adalah “batu kebenaran” yang dimaksud Robin. Sementara itu 17 poneglyph lainnya adalah “batu petunjuk”. Dan 4 sisanya adalah Road poneglyph. Di sini benang merahnya tersambung sempurna.

“Makna Tersembunyi”

Asli menarik. Coba kita analisa pelan-pelan. Lihat lagi adegan di chapter 301 ini:
Theoview One Piece Chapter 846

Table of clues and table of truth (Chapter 301)

 

“The true historical text is the combined result of these”tablets of truths” refer to by the “tablet of clues”. – Nico Robin.
Perhatikan kata-kata yang dicetak tebal. Di situ, Robin menganalisa kalau setiap “batu kebenaran”(tablet of truth) di-refer/ditunjukkan keberadaannya oleh “batu petunjuk” (tablet of clues).
Nah, poneglyph Lonceng Emas Shandora merupakan salah satu “batu petunjuk”. Seharusnya, batu tersebut berisi petunjuk lokasi “batu kebenaran”, kan? Seharusnya lho. Sesuai analisa Robin. Padahal kenyataannya, poneglyph Lonceng Emas Shandora hanya mencantumkan lokasi Poseidon (yang terletak di Pulau Gyojin). Tidak ada petunjuk lokasi maupun keberadaan “batu kebenaran” sedikit pun. Nihil.
Apa itu sesuai dengan analisa Robin? Nay. Apa ini berarti analisa Robin salah? Hmm, kita harus berasumsi bahwa analisa Robin tepat di sini. Apalagi mengingat dia salah satu karakter tercerdas di jagad One Piece. Itu berarti, sudut pandang kita yang harus diubah.
Lanjut. Ratusan chapter kemudian, Robin sampai di Gyojin. Menurut poneglyph lonceng emas, Poseidon ada di sini. Dan poneglyph itu sama sekali tidak bohong, karena Poseidon alias Shirahoshi memang ada di sini. Robin sudah memastikannya dari keterangan Raja Neptune (chapter 600-an).
Namun jangan lupa, ada satu lagi hal penting yang Robin temukan di sini. Apa itu? Betul sekali : Poneglyph Joy Boy. Yang berisi permintaan maaf Joy Boy terhadap ratu mermaid terdahulu.
Jadi, berbekal informasi dari poneglyph lonceng emas, Robin berhasil menemukan Poseidon DAN poneglyph Joy Boy di Gyojin. Padahal informasi awal yang dijanjikan, cuma ada Poseidon di sana. Tidak kurang tidak lebih. Apa ini cuma kebetulan saja?
Hmm, mengutip kata-kata Doc Q,”takdir tidak mengenal kata kebetulan,” rasanya bukan kebetulan. Ini bukan kebetulan, melainkan teka-teki cerdik dari si pembuat poneglyph lonceng emas. Anggap saja di sana tertera “lokasi Poseidon ada di Gyojin”. Kalimatnya sederhana dan gamblang sekali. Tidak ada multi tafsir. Namun sesungguhnya ada makna tersembunyi dari kalimat itu, yaitu : “Di gyojin kamu akan menemukan Poseidon DAN sebuah ‘batu kebenaran’”. Itu arti sebenarnya.
Robin awalnya tidak menyadari makna tersembunyi ini. Dan, bisa jadi, dia tidak akan pernah sadar kalau tidak membaca pesan singkat Roger.
Theoview One Piece Chapter 846

Pesan singkat Roger (Chapter 301)

 

Mengingat Roger sudah berhasil menemukan sejarah yang hilang lebih dulu, dia tentu sudah tahu ada makna tersembunyi di sana. Namun Roger mungkin agak khawatir. Khawatir kalau para pencari sejarah berikutnya tidak akan menyadari makna tersembunyi itu. Maka itu dia meninggalkan pesan singkatnya, untuk memberi pencerahan pada orang-orang seperti Robin.
Dan benar saja, Robin menemukan poneglyph Joy Boy di Gyojin. Ini bukan kebetulan. poneglyph Joy Boy adalah “batu kebenaran” yang ditunjukkan oleh “batu petunjuk” Lonceng Emas. Analisa Robin akurat. Batu itu adalah salah satu dari 9 “batu kebenaran” pembentuk Rio Poneglyph. Itu berarti Robin setidaknya sudah menggenggam 1/9 Rio Poneglyph di tangannya. Bisa jadi malah lebih dari itu, mengingat kita belum tahu apa saja yang dilakukan Robin bersama Dragon selama dua tahun terakhir.
Lalu, di mana batu-batu kebenaran lainnya? Kita cuma bisa tebak-tebakan liar saja soal ini. Namun dugaannya, poneglyph di Ohara dan dua poneglyph di tangan Big Mom sekarang adalah “batu kebenaran”.
Itu berarti misi gila Pedro dan Brook untuk menyusup ruang persembahan sekarang lebih penting dari apa pun. Bahkan ekstrimnya, lebih penting dari merebut Sanji sekali pun.

“Chaos”

Situasinya cukup menggila. Luffy dan Nami kelihatannya lumpuh total. Kekalahan Luffy wajar. Namun Nami yang sempat menggunakan clima tact-nya untuk memanipulasi cuaca BM, itu baru cetar. Dalam arti kiasan maupun sesungguhnya.
Vivre Card Lola sedang diantar ke Big Mom. Kejutan menanti. Masih setia dengan prediksi sebelumya bahwa Vivre Card ini bakal mempengaruhi perlakuan Big Mom kepada Luffy cs.
Caesar masih dengan deadline eksperimennya.
Bege masih dengan agenda rahasianya.
Jinbei belum jelas nasibnya.
Carrot dan Chopper masih di dunia cermin. Potensi kejutan. Secara teknis, mereka yang paling mudah berkomunikasi dengan Sanji. Salah satu bawahan Big Mom memegang meitou… Andai Zoro di sini, dia pasti tergiur untuk merebutnya.
Sanji… No comment. Posisinya memang sedang di skak-mat sekarang. Namun terlalu sulit menebak apa yang ada di benak ahli strategi sepertinya. Apa dia benar-benar pasrah atau strateginya sudah mulai berjalan. Tentu saja, harapannya adalah yang nomor dua. Setidaknya untuk membuktikan bahwa kekuatan dan kesetiaannya memang layak diperjuangkan oleh Luffy cs. Ada hal lain yang bikin penasaran, seperti kok bisa Tamago dapat info sedetil itu tentang poneglyph??? Saya serahkan ke bagian komentar buat bahan diskusi :3

Theoview One Piece Chapter 846 oleh Rokushiki Master

Share.

About Author

One Piece Indonesia. One Piece World