Review One Piece Chapter 854: Apa Yang Aku Lakukan

0

Ijinkan saya sedikit berkicau ..

What The Hell Am I Doing ..

Bermacam ragam jenis pemuda namun yang paling menarik ada dua:

  1. Yang menuntut dan meneriaki perubahan.
  2. Yang melakukan perubahan dari hal-hal kecil yang luput dan hampir dilupakan dari perhatian.

Yosh, pada chapter kali ini jalan ceritanya semakin asik, cerita bawang bombai sedikit demi sedikit diolah oleh sang koki menjadi cerita top kali ini ..

Dibuka dengan pelariannya bos Jinbe dan Nami dari kejaran para penjaga, mereka hampir terkepung. Sesuai seperti julukannya Jinbe no Oyabun, Jinbe memang benar-benar seperti seorang bos yang paham sekali untuk membuat keputusan walau dalam keadaan terjepit, penjaga tetap mengejar dan hampir mengepung mereka dari sisi depan dan belakang, bos Jinbe menyerahkan sisi belakang kepada Nami. ‘Thunder Cloud Rod’ srikandi kita satu ini sekejap melumpuhkan para penjaga dengan sekali lontaran serangan.

Niatnya menyerang lawan, kawanpun menjadi korban. Nami cukup terkejut karena saat menyerang kerumunan penjaga ada ‘tim aksi penyelamatan Sanji’ (minus Luffy dan Brook) berada didekat mereka. dan tanpa sengaja Chopper pun ikut tersambar oleh jurus Nami, Jinbe dan Nami pun ditarik ke dunia cermin.

Apa Jinbe berbohong kepada Luffy dan Nami, soal urusanya dengan Big Mom yang ia katakan sudah selesai pada Chapter 852 lalu?

Tidak. Dengan menolak Roullete artinya Jinbe mengurungkan niatnya untuk pergi dari Big Mom Pirates pada saat itu dihadapan Mama. Betul hanya pada saat itu dihadapan Mama, Jinbe mengurungkan niatnya. Jadi apa Jinbe berbohong pada Luffy? Sebaliknya Jinbe berbohong pada Mama. Lagi-lagi Mama kena aksi tipu-tipu, dan kali ini dilakukan oleh Bos Jinbe.

Selain Jinbe, para petinggi Mama pun ternyata suka aksi tipu-tipu. Pada saat pertemuan membahas persiapan acara pernikahan esok hari, laporan-laporan palsu yang diberikan Opera tentang Luffy dan Nami digunakan untuk menutupi kecacatan pekerjaanya demi harga diri. Alasannya untuk meredam amarah sang Ratu.

Big Mom menghawatirkan Puding dan menasehatinya agar tidak bertindak gegabah karena itu akan merusak hari pentingnya esok.

Brook mendengar semua percakapan Big Mom dengan Puding. Apakah Brook bisa diam-diam melarikan jiwanya dari ruangan Big Mom dan mencari bala bantuan menemui teman-temannya lalu memberitahu seluruh rencana Mama? Belum diketahui karna disana juga terdapat cukup banyak penjaga. Dan rasanya hampir semua anggota ‘Tim aksi penyelamatan Sanji’ sudah mengetahui rencana Big Mom secara garis besar.

Rencana besarnya dimulai saat berciuman, and then, dor ! Letusan pistol Puding menjadi sinyal awal untuk rencana Genosida.

Setelah sinyal diberikan, berlanjut kepada penodongan dan penembakan dengan banyak senjata dan ditutup dengan ’21-Gun Salute’ (umumnya diketahui sebagai tradisi penghormatan senjata yang dilakukan oleh militer sebagai penghormatan kepada seorang kepala negara, dilakukan dengan penembakan meriam atau artileri sebanyak 21x atau menggunakan 21 buah senjata, jumlah bisa disesuaikan).

Disudut ruangan yang lain, nona muda Reiju dibuat diam tanpa kata oleh kapten kita yang satu ini. Ia hanya bisa melihat keteguhan Luffy yang begitu mempercayai adiknya. Luffy menunggu Sanji ditempat awal mereka bertemu dalam kondisi hujan dengan isi perutnya yang kosong.

Pucuk dicinta ulam pun tiba.

Seperti pembahasan chapter lalu, Sanji harus sesegera bertemu dengan Luffy. Terlihat pada chapter ini Sanji mulai melakukan sebuah perlawanan dalam dirinya, konflik yang terjadi didalam dirinya pelan-pelan membuka matanya sedikit demi sedikit. Sanji tersadarkan dari mimpinya tentang pernikahan.

Kita masih mengingat bento yang dibuatnya pada beberapa chapter lalu, yang berisikan daging, sandwich, burger, ikan, nasi, dan beberapa irisan sayuran, apakah disana ada buah .. ya sepertinya itu buah. Bento tersebutlah yang seolah berbicara pada Sanji mewakili teman-temannya.

Bento tersebut seolah berkata sambil melambai:

“Sanji..” (Suara Franky)

“Sanji..” (Suara Robin)

“Sanji..” (Suara Usopp)

“Koki Mesum..” (Suara Zoro)

“Apakah kamu menjaga kapten dengan baik disana?”

Tiba-tiba sepotong daging diambil seseorang bertopeng (Bobin). Seketika Sanji melayangkan tendangannya kepada Bobin, dan beberapa penjaga menyadari terjadi keributan.

‘What The Hell Am I Doing!’

Sanji langsung mengambil kotak bekalnya kembali dan berlari ..

 

SBS Volume 45

Berikut makanan favorite, Luffy dkk :

  • Monkey D. Luffy: Semua jenis daging.
  • Roronoa Zoro: Nasi putih, daging raja laut, dan apa pun yang dapat melengkapi bir.
  • Nami: Semua jenis buah terutama jeruk.
  • Usopp: Pike dari sebuah pulau musim gugur serta ikan lainnya, benci jamur.
  • Sanji: Spicy seafood pasta dan makanan yang dapat melengkapi teh hitam.
  • Tony Tony Chopper: Permen kapas, coklat, dan makanan manis dan minuman lainnya.
  • Nico Robin: Sandwich, kue yang tidak terlalu manis dan makanan yang melengkapi kopi.
  • Franky: Hamburger, kentang goreng dan makanan yang melengkapi cola
  • Brook: Teh dan takoyaki

 

Review One Piece Chapter 854: Apa Yang Aku Lakukan

Oleh Happy Harpy Monet. Admin OPLovers

Share.

About Author

One Piece Indonesia. One Piece World