Review dan Pembahasan One Piece Chapter 852 – Kegagalan Germa

0

PROLOG:

Setiap perjalanan pasti memiliki akhir. Entah kita siap atau tidak, tak peduli kita suka atau tidak. Begitu juga dengan perjalananku disini. Setelah lebih dari 5 tahun berlayar sebagai anggota dan hampir 2 tahun diberikan tanggung jawab sebagai admin dalam mengarungi derasnya lautan One Piece bersama OPFCI, tulisan ini akan menjadi titik akhir dalam perjalananku menggapai mimpi. Sebuah sajian terakhir dari seorang chef laut tak berpengalaman, semoga kalian bisa menikmatinya…

~~ Urusan yang Sudah Selesai ~~

Setiap kekuatan buah setan biasanya memiliki kelemahan masing-masing.

Zombie dari bayangan? Sucikan saja dengan memasukkan garam ke mulutnya. Partikel pasir yang tak bisa disentuh? Gumpalkan saja dengan air. Sinar pelambat gerakan? Pantulkan saja dengan cermin. Kalian paham intinya.

Buku terbuat dari kertas, sebuah benda yang sangat mudah terbakar. Begitu juga dengan buku hasil kekuatan Mont d’Or, dibakar adalah kelemahannya. Dengan dibakar, para penghuni di dalam buku tersebut dapat keluar dari sana – walaupun dengan sedikit terbakar dan kepanasan. Aku jadi penasaran apa jadinya jika terjadi kebakaran besar di perpustakaan ini…. (Kalian bisa mengharapkan hal ini untuk terjadi).

Nami mengatakan ia sepertinya pernah mengalami hal serupa, entah ia merujuk pada kejadian di Little Garden ketika Usopp membakarnya dari lilin Mr. 3 atau ketika ia terbakar bersama markas besar Galley-la di kota Water 7.

Pelaku pembakaran sekaligus orang yang menyelamatkan Luffy dari penjara ini adalah Jinbe. Seperti balas budi karena ketika pertama kali mereka berdua bertemu juga terjadi di penjara, Impel Down tepatnya. Saat itu Luffy menjadi orang yang menyelamatkan Jinbe dari neraka level 6 dan kemudian bersama-sama menuju perang besar Marineford.

Di akhir cerita Pulau Manusia Ikan, Luffy mengajak Jinbe untuk bergabung dengan Topi Jerami – tentu saja Jinbe menolaknya, ia masih memiliki “urusan” yang harus diselesaikan terlebih dahulu.

Kita belum tahu bagaimana kelanjutan kisah roulette Jinbe dengan Big Mam beberpaa waktu lalu. Apakah Jinbe tak jadi melakukannya? Ataukah Jinbe sudah kehilangan beberapa tahun nyawanya untuk pembayaran kepada Big Mam? Tak begitu penting sebenarnya mengingat sekarang ia sudah melakukan pemberontakan dengan menyelamatkan Luffy. Kata “pemberontakan” bisa diartikan sekarang Jinbe masih berada di bawah bendera Big Mam.

Entah bagaimanapun, sekarang Jinbe sudah menyelesaikan urusan yang ia katakan dulu. Minta ijin dari anggota Bajak Laut Matahari untuk keluar dan bergabung dengan Topi Jerami, juga dengan memutus ikatannya sebagai anak buah Big Mam. Di akhir cerita Totland ini hampir bisa dipastikan bahwa Jinbe akan bergabung dengan Kelompok Topi Jerami.

Luffy sendiri tak begitu mendengarkan percakapan Jinbe ini, karena ia memang sering tak peduli dengan keadaan di sekelilingnya, apalagi dengan kondisinya sekarang yang sedang kelaparan. Tentu saja seperti yang sudah sering kita sebutkan, Luffy akan memakan bekal makanan buatan Sanji yang masih dibawa ke ruang perawatan dimana Reiju berada. Makanan ini nantinya akan menjadi tanda dimulainya serangan balik Topi Jerami sekaligus awal pelarian mereka dari Totland.

Werewolf, vampire, manusia ikan, manusia tengkorak, banyak sekali makhluk aneh yang keluar bersama Luffy dari penjara buku yang dibakar oleh Jinbe.

Selain membawa Sanji kembali dan mendapatkan kru baru dalam diri Jinbe, mungkinkah sebagai tanda terima kasih, Topi Jerami akan mendapatkan aliansi baru dari para tahanan buku di Totland yang mereka selamatkan sebagai divisi ke-8 anggota Grand Fleet Topi Jerami?

~~ Terlalu Sempurna ~~

Aku adalah satu dari sedikit orang yang sangat menyukai kemampuan menyusup Sanji, kali ini Reiju yang dibuat kaget olehnya. Sekarang kita belum tahu konsep haki secara mendalam, tapi bisa saja 2 kemampuan ini berhubungan. Dari ke-3 bentuk haki, fokus Sanji ada di Haki Warna Pengamatan (Color of Observation). Bisa saja Sanji kemudian mampu menghilangkan auranya sendiri agar tak terdeteksi oleh pengguna haki yang lain – sebuah kemampuan yang sangat berguna untuk menyusup. Memang sampai saat ini kita belum diperlihatkan ada orang yang mampu melakukannya, tapi ini lebih kepada kita memang belum dijelaskan lebih jauh apa saja yang bisa dilakukan oleh ke-3 jenis haki ini, belum saatnya untuk dijelaskan. Tapi aku pribadi mendukung teori yang mengatakan bahwa akan ada orang yang mampu menghilangkan auranya sendiri agar tak terdeteksi oleh haki pengamatan orang lain.

Bisa dikatakan sempurna, tubuh buatan dari para peneliti Germa. Selain rangka luar yang sekeras besi, juga dengan kemampuan penyembuh yang luar biasa. Tak salah jika pemimpin mereka – Vinsmoke Jajji – dikatakan sebagai salah satu ilmuan terdepan dan sempat bekerja bersama Dr. Vegapunk. Reiju dengan tubuh ini mampu sembuh dengan cepat dan bisa mengahadiri pesta pernikahan esok hari.

Sanji yang ada disana kemudian menceritakan kepada Reiju apa yang sebenarnya terjadi. Tentu saja Reiju tak mengingatnya karena ingatannya yang sudah dirubah oleh Pudding. Reiju sendiri percaya dengan kata-kata adiknya – karena memang Sanji tak pernah berbohong kepadanya. Selain karena memang Reiju sudah curiga sebelumnya terhadap Pudding yang ia anggap sedikit terlalu sempurna untuk jadi kenyataan.

Sejak kecil hanya Reiju seorang yang peduli terhadap Sanji. Reiju pula yang membebaskan Sanji dari penjara ketika Germa sedang berada di East Blue. Wajar jika sekarang Sanji membalas budi tersebut dengan menyelamatkan Reiju dari ancaman pembunuhan Pudding di pesta pernikahan besok.

Sekarang tinggal bagaimana cara mereka menyelamatkan diri. Secara kebetulan bertemu dengan Luffy yang sedang berlari tanpa arah, atau akan ada manusia setengah hewan yang muncul dari 2 cermin di ruang perawatan ini dan menyelamatkan mereka berdua. Pilih salah satu.

~~ Pesta yang Ditunggu ~~

Setelah merawat Reiju, dokter disana mengatakan akan langsung menuju ruang perawatan di lantai 4.

Lantai 4 adalah tempat dimana ruang harta berada. Tempat sekarang Brook sedang bertarung melawan Big Mam. Sepertinya Brook dan Pedro mampu membuat banyak pasukan Big Mam terluka, hingga dokter harus bergegas ke lantai tersebut. Atau bisa juga, memang ada orang penting yang sedang dirawat disana. Mungkin Baron Tamago atau Komandan Snack misalnya, bisa saja. Dan mungkin saja orang ini akan punya peran penting nantinya.

Luffy aku rasa tak akan berlari sampai ke lantai ini, penjagaan di lantai bawah sudah diperketat – juga dengan ditutupnya jalan penghubung menuju lantai 4. Komandan Smoothie tak ingin kabar tentang pemberontakan Jinbe dan kaburnya Luffy sampai ke telinga Big Mam dan mempengaruhi rencana untuk esok hari.

Karena jika pesta teh dan upacara pernikahan besok gagal, padahal Big Mam sudah menunggu-nunggu hal ini untuk waktu yang lama, akan terjadi sebuah hal yang tak bisa dibayangkan. Big Mam mengamuk? Mungkin saja. Jika Big Mam ingin makan suatu makanan biasa saja kota sudah hancur lebur, bagaimana menurutmu jika Big Mam tak jadi makan kue pernikahan yang sudah lama ia tunggu-tunggu?

Dari semua hal yang sedang berjalan, sepertinya bisa saja Luffy dkk akan kabur dari Totland hari ini, yang artinya tak akan ada pesta pernikahan. Mungkinkah hal ini terjadi?

Tentu saja. Tapi melihat kita sudah diperkenalkan dengan pesta teh jauh-jauh hari, di akhir cerita pulau manusia ikan tepatnya, akan jadi hal yang sia-sia apabila pesta teh ini tak jadi dilaksanakan. Jadi sepertinya rencana pernikahan besok akan tetap berjalan, Sanji akan berada disana dengan Reiju – mungkin untuk menyelamatkan keluarga mereka – yang artinya Luffy juga masih disini karena Sanji belum terselamatkan.

Tapi apakah pesta pernikahan ini akan berjalan lancar sesuai dengan rencana Big Mam? Sebuah pertanyaan yang setiap orang pasti bisa menjawabnya.

~~ Tanpa Emosi ~~

Pertengkaran dalam sebuah hubungan adalah hal yang biasa, bumbu-bumbu romansa cinta katanya. Tapi perselisihan antara Jajji dengan Sora bukanlah pertengkaran biasa.

Ambisi liar Jajji yang jadi pangkal persoalan. Keinginannya untuk memenangkan setiap perang dan kembali menguasai North Blue membuatnya tak ragu lagi untuk menjadikan anaknya sendiri bahan percobaan. Memodifikasi tubuh sang anak agar menjadi manusia super tanpa emosi.

Sora (atau Sola – dalam bahasa Jepang sama saja) sebagai seorang ibu tentu saja tidak mau. Meskipun pada akhirnya ia tetap dipaksa untuk melakukan operasi tersebut, ia tak menyerah. Untuk menggagalkan efek operasi tersebut, Sora meminum sebuah obat yang cukup kuat untuk memanipulasi faktor keturunan (DNA) anak yang belum lahir tersebut.

Dari anak kembar 4 yang kemudian dilahirkan, 3 diantaranya tetap menjadi manusia super tanpa emosi. Hanya 1 anak yang terpengaruh obat Sora dan menjadi manusia biasa – Sanji, yang apabila dilihat dari sudut pandang Jajji dan Germa, adalah sebuah kegagalan.

Sedikit banyak cerita ini menutup kemungkinan tentang teori yang menyebutkan bahwa Sanji akan membangkitkan kekuatan dari operasi itu nantinya. Seperti Sanji akan meningkatkan kekuatan dengan tubuh besi mirip Vinsmoke lainnya, dll. Karena jika hal ini terjadi, terlihat jadi sangat sia-sia nyawa yang sudah dikorbankan oleh ibu Sanji agar Sanji menjadi manusia biasa.

Nama Sora sendiri bukan pertama kali kita dengar, apalagi yang berhubungan dengan Germa. Di cerita komik strip yang terbit di majalah ekonomi dunia, Sora adalah nama pahlawan angkatan laut sekaligus tokoh utama dalam cerita tersebut.

Melihat sang musuh dalam komik tersebut – Germa – diambil dari kisah nyata, banyak yang berharap bahwa Sora juga terinspirasi dari seseorang di angkatan laut. Dengan burung camar di kepala Sora, tak sedikit yang menganggap bahwa ia diambil dari Sengoku mantan Fleet Admiral angkatan laut, tapi kita belum tahu pasti.

Lalu apakah ada hubungan antara Sora karakter pahlawan angkatan laut dengan Sora ibu Sanji?

Terlalu kebetulan jika ada 2 nama yang sama, apalagi masing-masing juga berhubungan dengan Germa dan keluarga Vinsmoke. Mengingat manga ini ditulis oleh Oda-sensei, aku sangat yakin kedua hal ini bukanlah kebetulan, ada hubungan diantara mereka.

Germa sendiri berbisnis dan sering melakukan perang, juga dengan sejarah pernah menguasai North Blue. Apalagi dengan semua cerita tentang kekejaman mereka, mengapa negara ini masih diakui oleh Pemerintah Dunia? Bukankah ini sebuah hal yang aneh. Apalagi sekarang mereka sudah tak punya daerah lagi, hanya kapal-kapal saja, terlalu aneh jika pemerintah masih mengakui mereka sebagai sebuah negara.

Melihat hubungan pernikahan Sora dan Jajji yang bisa dibilang tak harmonis, mungkinkah mereka menikah dengan terpaksa? Pernikahan politis bukan sesuatu yang baru lagi di dunia One Piece. Bisa saja pernikahan mereka adalah pernikahan politis antara Negara Germa dengan Pemerintah Dunia.

Untuk apa?

Misal Pemerintah dunia ingin pengetahuan yang dimiliki Germa atau ingin Germa tak berontak lagi berharap menguasai North Blue. Sebagai gantinya, Pemerintah Dunia tetap akan mengakui Germa sebagai sebuah negara serta memberikan tempat bagi mereka di Reverie. Atau hal lain, banyak hal yang bisa didapatkan dari keduanya, bukan hal yang mustahil.

Bisa saja Sora ini dulunya orang yang sangat dipercaya Pemerintah Dunia, pahlawan mereka hingga dijadikan tokoh utama dalam komik strip. Kemudian ia dipilih untuk pernikahan ini karena yang paling mengenal tentang Negara Germa. Yang jelas ada hal penting lain dari Sora ibu Sanji ini yang kita belum tahu apa.

Cerita masa lalu ibu Sanji juga membuatku tak lagi membenci saudara Sanji. Ichiji, Niji, dan Yonji.

Loh?

Karena apa yang terjadi bukanlah salah mereka. Mereka sudah dimodifikasi sedemikian rupa hingga tak bisa merasakan emosi lagi. Mereka tak bisa berbuat apa-apa, ini terjadi ketika merkea masih dalam kandungan. Tentu saja orang tanpa emosi akan tumbuh besar menjadi seperti mereka. Apa yang bisa mereka perbuat?

Tindakan Sora juga sedikit mengecewakanku. Ia mengatakan bahwa Sanji adalah anak terbaik di dunia hanya karena peduli dengannya. Ini sedikit tak adil bagi Ichiji, Niji, dan Yonji yang tak bisa merasakan emosi. Bukan salah mereka, ketiganya tak peduli dengan sang ibu. Sanji hanya beruntung obat yang dimakan Sora berpengaruh padanya.

Hal ini kemudian berujung pada pandanganku bahwa Jajji adalah orang yang harus dikalahkan Sanji di cerita kali ini. Kejahatan Germa berawal dari Jajji, berawal dari ambisinya untuk menguasai North Blue.

Di akhir nanti, aku yakin Germa yang berada di bawah komando Reiju akan menjadi salah satu sekutu bagi Topi Jerami. Aku tak tahu apa yang akan terjadi pada Ichiji, Niji, maupun Yonji.

~~ Terlalu Mudah ~~

Aku suka dengan Reiju yang mengatakan bahwa tak masalah Germa dihancurkan. Karena mereka adalah para pembunuh dan penghancur, dunia akan lebih baik tanpa mereka.

Aku juga sangat suka dengan Reiju karena mengakui bahwa ia juga salah. Ikut ambil bagian dalam konsekuensi meskipun sebenarnya ia hanya menuruti perintah sang ayah, tak bisa membantah karena modifikasi di dalam tubuhnya.

Aku rasa tak ada adik yang akan membairkan kakak sebaik dan secantik ini mati begitu saja.

Deus ex machina. Sebuah kondisi dimana dalam cerita tiba-tiba semua masalah yang ada terselesaikan begitu saja. Aku benar-benar tak suka dan tak mengira hal ini akan terjadi, Oda seperti buru-buru dalam menyampaikan cerita Totland kali ini.

Zeff yang diancam akan dibunuh jika Sanji berontak? Tenang saja, cuma ancaman Jajji kok. Big Mam gak peduli dengan mereka.

Gelang yang akan meledak di tangan Sanji? Oh, itu sudah kuganti kok dengan gelang biasa.

TERLALU MUDAH!

Jalan keluar yang terlalu mudah sampai-sampai aku tak memikirkannya. Aku berharap lebih dari ini, aku berharap Sanji akan lebih menderita lebih dari ini.

Tapi dengan semua masalah itu yang sudah terselesaikan, apakah sekarang Sanji akan kabur begitu saja?

Tentu saja tidak. Karena Sanji adalah manusia yang baik hati, dan ini yang membedakan dirinya dengan anggota keluarga Vinsmoke lainnya.

Ia akan menyelamatkan Reiju terlebih dahulu, juga menyelamatkan keluarganya yang lain dari ancaman kematian esok hari – meskipun keluarganya selama ini jahat kepadanya ia tak peduli.

Bagaimana ada orang yang tak mengidolakan karakter Sanji ini?

Tapi dilain pihak, masih ada agenda Pudding yang mencurigakan, rencana Bege yang misterius, Pekoms masih menghilang, Brook yang masih bertarung dengan Big Mam, Chopper dan Carrot masih mencari jalan keluar dari dunia cermin, Pedro, Luffy, Nami dan Jinbe, masih banyak hal yang akan terjadi di cerita Totland kali ini – jangan kalian palingkan muka meskipun hanya sebentar, karena cerita baru saja memasuki bagian terbaiknya.

Situasi tak akan berjalan seperti yang direncanakan dan upaya pelarian nanti tak akan semudah yang dibayangkan. Siapa pihak yang akan tertawa, siapa pihak yang akan kecewa, kita disini hanya bisa menerka, berharap cerita akan semakin membara dan kemudian berakhir bahagia. Kita tunggu saja.

EPILOG:

Seperti yang aku sampaikan di awal, review ini akan menjadi tulisan terakhirku di OPFCI.

Pertama aku ingin mengucapkan terima kasih untuk kalian semua yang setia menemaniku disini setiap pekan dan di setiap tulisan, tanpa ucapan semangat dari kalian aku tak akan mampu berjalan sejauh ini. Begitu juga dengan teman-teman yang selalu mendukungku untuk terus memberikan yang terbaik, kalian luar biasa. Tak lupa juga aku berterima kasih pada semua rekan admin, entah di OPFCI ataupun grup One Piece lainnya yang telah menerimaku dengan tangan terbuka dan menjadi kawan yang bisa diandalkan.

Kedua aku ingin meminta maaf jika selama ini aku punya salah, entah disengaja atau tidak. Mungkin ada kata-kataku yang menyakiti hati atau menyinggung, aku benar-benar minta maaf. Semoga kalian bisa memaafkannya.

Aku juga meminta maaf karena sebenarnya masih punya kewajiban untuk menulis tentang karakter pemenang polling anak buah Yonko paling favorit, padahal aku sudah punya beberapa teori tentang Benn Beckman – dari bukti yang ada mungkin adalah seorang jenius teknologi dengan buah setan percepatan benda. Maaf karena aku tak bisa menuliskannya. Aku akan mencoba membuatnya dan memberikan kepada kalian entah bagaimana caranya nanti.

Maaf pula aku sampaikan kepada kalian yang mungkin kecewa dengan keputusan ini. Percayalah, ini adalah keputusan yang sangat sulit bagiku. Tapi tenang saja, di OPFCI masih ada Calgara dengan pola pikir kritisnya, Teracotta yang super detail dalam setiap tulisan, dll. Juga dengan diluar sana masih banyak penulis lainnya, tentu saja Rokushiki master yang tak ada duanya dan Tonyohoho yang melegenda, tapi selain itu ada banyak penulis lain yang juga luar biasa.

Akhir kata, pesan untuk diriku sendiri, ini bukanlah akhir dari segalanya. Setiap akhir adalah awal untuk hal baru lainnya. Aku tetap akan mencintai One Piece dan juga menyayangi grup ini sebagai keluargaku sendiri.

Dengan tulisan ini, aku mundur sebagai admin OPFCI dengan alasan yang tak bisa aku sampaikan disini. Maaf jika nanti ada komentar aku sudah tak bisa membalasnya, sekali lagi aku mengucapkan terima kasih untuk semuanya.

Aku hanya berharap semua tulisanku selama ini bisa menghibur kalian semua, karena itu adalah satu-satunya tujuanku dalam menulis. Terima kasih dan sampai jumpa lagi. Aku benar-benar akan merindukan kalian…

Salam alis keriting.

WARISAN CITA-CITA, TAKDIR WAKTU DAN IMPIAN MANUSIA MERUPAKAN HAL YANG TIDAK BISA DIHENTIKAN. SELAGI MANUSIA MASIH TERUS MENCARI MAKNA KEBEBASAN, MEREKA TIDAK AKAN PERNAH BERHENTI!

 

Review dan Pembahasan One Piece Chapter 852 – Kegagalan Germa oleh Oikgerd

Admin One Piece Fans Club Indonesia

Share.

About Author

One Piece Indonesia. One Piece World