Review dan Pembahasan One Piece Chapter 851 – Puntung Rokok

0

Selamat tahun baru! Sepertinya para penggemar One Piece (ilegal) sudah bisa merayakan tahun baru lebih dulu dibanding mereka yang tak membaca manga legendaris ini.

Chapter ini sebenarnya akan terbit resmi di majalah mingguan Jump untuk edisi awal januari mendatang. Tapi dikarenakan ada libur tahun baru, yang artinya para pegawai jump dan pengiriman barang juga libur, pengiriman majalah dimajukan menjadi sebelum libur tahun baru. Hal ini membuat para penyedia scan ilegal juga sudah mendapatkan majalah Jump sebelum libur tahun baru. Akhirnya kita juga bisa menikmati manga ilegal jauh sebelum mereka terbit resmi. Lebih tepatnya sekitar 11 hari sebelum para pembeli resmi di Jepang membaca chapter ini, biasanya kita “hanya” 4 hari lebih awal dari mereka. Luar biasa bukan? Ada dari kalian yang masih mau mengkritik rilisan manga ilegal dan juga tak mencoba membeli manga yang asli untuk menghormati Oda-sensei?

Namun chapter yang rilis lebih cepat ini sebenarnya sama saja jika mereka rilis normal. Chapter berikutnya akan rilis resmi 16 januari, yang artinya kemungkinan chapter ilegal akan muncul sekitar tanggal 12 januari. Kita harus menunggu selama 2 minggu untuk mendapatkan chapter terbaru yang seharusnya hanya 1 minggu. Sama saja.

Sebelum aku berkomentar lebih jauh tentang tahun ayam (inilah mengapa sampul majalah Jump bergambar Kelompok Topi Jerami bersama ayam) dan juga tentang ulang tahun ke-20 serialisasi manga One Piece, lebih baik kita mulai saja pembahasan chapter ini. Check it out…~~

~~ Artis dan Memori ~~

Camera….. Rolling…. Action!!

Tak salah jika kita kemudian menjatuhkan pilihan aktris terbaik tahun ini kepada Charlotte Purin. Lihat saja aktingnya waktu menirukan gaya-gaya Sanji ketika kaget, sedih, maupun saat Sanji melamarnya. Perfect. Sempurna.

Lalu dengan kesempurnaannya sebagai si jago akting, hal apa yang membuat seorang artis menjadi lebih sempurna?

Kamera.

Sejalan dengan kemampuan Purin untuk berakting, kekuatan buah Memo-Memo membuatnya mampu memanipulasi ingatan seseorang mirip seperti film (gambar negatif) di dalam sebuah kamera.

Bayangkan misalnya ketika sebuah film / sinetron dibuat, sebuah adegan akan dilakukan terus menerus sampai adegan dan akting yang dilakukan artis tersebut sempurna. Purin bisa saja menggunakan hal ini dengan kekuatannya, jika aktingnya ia anggap tak sempurna, lakukan lagi saja, lalu buang ingatan korban tentang akting Purin yang tak sempurna. Menarik ‘kan?

Memo memo no mi, Buah memori ini terlihat memiliki banyak kegunaan. Salah satunya merubah ingatan seseorang dengan menempelkan ingatan orang lain. Purin dapat sesuka hati memotong ingatan orang tersebut dan sepertinya ia juga bisa menyimpan memori itu dalam jangka waktu yang lama melihat ia punya memori tentang prajurit yang terkena peluru nyasar saat akan merubah ingatan Reiju. Kelemahan buah ini sepertinya ada pada jangkauan serangan yang sangat dekat, artinya tangan Purin harus berada di kepala korban jika ingin memanipulasi ingatan. Buah ini juga sepertinya tak bisa digunakan dalam pertarungan.

Mengapa aku berkata buah ini tak bisa digunakan dalam pertarungan?

Karena kita juga diperkenalkan dengan detail sebuah senjata milik Purin. Walker (Revolver) yang berisi peluru dengan lapisan permen, sebuah peluru yang bahkan dikatakan bisa menembus perisai dan baju pelindung seseorang. Reiju dengan kerangka besi khas Vinsmoke juga bisa ia lukai dengan peluru ini.

Memang ini bukan pertama kalinya kita diperlihatkan seseorang yang bertarung dengan pistol, tapi biasanya mereka memiliki fokus yang berbeda. Yasopp dikatakan mampu menembak semut diantara kedua matanya, Van augur dapat menembak burung dari pulau yang sangat jauh, perkenalan mereka tak difokuskan pada senjata – melainkan pada kemampuan. Karena inilah aku yakin, pistol milik Purin tersebut adalah satu-satunya serangan yang bisa ia buat, bukan dengan kemampuan memo-memo miliknya.

Peluru berlapis permen ini sendiri sepertinya akan punya peran penting di pernikahan nanti. Mungkin satu atau dua vinsmoke dengan kerangka besinya akan terluka karena tembakan peluru ini. Kita tunggu saja.

Untuk mencegah agar Reiju tak mati kehabisan darah, Purin kemudian mengobatinya. Karena akan menjadi hal yang sangat mencurigakan jika Reiju tak muncul di pesta pernikahan. Ingatannya juga dirubah oleh Purin, bukan ditembak oleh Purin tetapi terkena peluru nyasar.

Semuanya terlihat baik bagi rencana Purin, Reiju bukan lagi masalah untuknya. Sayang, ia tak mengira ada 1 orang lagi yang mendengarkan rencana jahatnya untuk pesta pernikahan besok hari…

~~ Api yang Padam ~~

Ini adalah titik terendah bagi Sanji.

Aku sebenarnya tak begitu paham mengapa banyak orang (terutama fans Sanji) yang kecewa terhadap Sanji di cerita Totland ini, atau mereka yang menginginkan Sanji sebagai Mr. Prince dan sudah memiliki rencana brilian seperti biasanya.

Maksudku, ini adalah kesempatan terbaik untuk perkembangan karakter Sanji agar ia tak menjadi karakter yang datar dan menjadikan Sanji karakter yang lebih kompleks dan menarik.

Lihat saja perubahan Robin dari sebelum cerita Enies Lobby dan setelahnya. Bukan hanya soal panggilannya terhadap anggota kelompok Topi Jerami yang berubah, ini juga menandakan ia mulai percaya pada teman-temannya. Ia yang dulunya tertutup kemudian berubah menjadi lebih terbuka.

Disini, bukan masalah Sanji terlihat tak bisa apa-apa, atau hanya bisa menangis. Ini semua Oda lakukan untuk perkembangan Sanji sebagai seorang karakter.

Sanji sebagai seorang manusia tentu memiliki kekurangan, ia juga pasti memiliki perasaan. Jika dalam situasi serumit ini, situasi segenting ini Sanji tak merasa tertekan, tak menangis, tetap tenang dan memiliki rencana seperti biasanya, aku adalah orang pertama yang akan kecewa dengan semua itu. Untungnya Oda adalah master dalam membuat cerita. Membuat sebuah karakter yang kompleks dengan segala sesuatunya adalah kelebihan Oda-sensei. Mungkin sudah menjadi makanan sehari-hari baginya.

Sanji adalah orang yang cerdas. Ia akan sadar bahwa ia harus bangkit dari semua cobaan ini. Di akhir nanti, kita akan melihat Sanji yang baru, Sanji yang lebih kuat secara mental untuk menghadapi cobaan berat dalam perjalanannya menggapai mimpi.

Jurus-jurus Sanji memang bertema api, entah karena gesekan seperti Diable Jambe atau karena kenangan buruk seperti Hell memories. Bukankah hal ini menjadi ironi ketika saat ini Sanji bahkan tak bisa membakar rokoknya?

Judul chapter ini merujuk pada rokok Sanji yang tak bisa ia hidupkan lagi. Rokok yang mencerminkan semangat hidup Sanji saat ini. Padam.

Entah bagaimana, Sanji harus bisa menyalakan api di hatinya lagi…

~~ Sekarang dan Masa Depan ~~

Foreshadowing. Teknik menampilkan peristiwa-peristiwa masa depan pada saat ini secara tidak langsung dalam sebuah cerita. Semacam pertanda bahwa di masa depan akan terjadi sebuah peristiwa besar. Oda adalah ahli dalam menggunakan teknik ini, menggambar sesuatu yang baru akan relevan puluhan bahkan ratusan chapter ke depan.

Contohnya?

Ingat cerita Noland bahwa ia mengunjungi negeri kurcaci? Ratusan chapter kemudian ia diperkenalkan sebagai pahlawan para kurcaci di Dressrosa dan hal ini menjadi sesuatu yang sangat penting bagi Usopp dan cerita secara keseluruhan. Ada juga kata-kata Doflamingo tentang SMILE kepada pemilik rumah lelang Grove 1 yang ternyata adalah buah setan buatan. Kebohongan-kebohongan Usopp yang kemudian menjadi kenyataan. Alis kiri Sanji yang sudah muncul di den-den mushi. Kata-kata Shanks tentang Kurohige yang akan menggantikan Shirohige sebagai seorang Yonko, dan masih banyak lagi..

Di chapter ini aku melihat ada 2 hal yang sangat mungkin terjadi di masa depan.

  1. Muka kaget Purin. Sepertinya di pesta pernikahan nanti ia bisa saja membuat muka kaget seperti yang ia tunjukkan sekarang. Mungkin disaat ia tahu bahwa rencananya telah gagal karena Sanji mengetahui semua rencana yang sudah disusun olehnya.
  2. Kata-kata Purin kepada Reiju untuk berhati-hati agar kue pernikahan tak terkena darah bisa saja terjadi. Yang artinya Big Mam kemudian akan mengamuk karena hal ini dan menghancurkan kota disana.

Dari 2 hal ini, manakah yang lebih mungkin? Ataukah kalian melihat foreshadowing lainnya?

~~ Kemampuan Tengkorak ~~

Aku adalah satu dari sedikit orang yang menginginkan Brook mendapatkan pertarungan individu yang ideal.

Peran Brook dalam pertarungan bagi Kelompok Topi Jerami belum benar-benar diperlihatkan. Di Thriller Bark, pertarungan terbesarnya melawan Zombie Ryuma diambil alih oleh Zoro. Setelah Time-skip, pertarungan pertamanya adalah melawan Zeo di Pulau Manusia Ikan. Pertarungan disana memang untuk menunjukkan hasil latihan Topi jerami selama 2 tahun, pertarungan yang tak memaksa Brook mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Di Dressrosa Brook berhasil mengalahkan Jora, namun seperti pertarungannya dengan Zeo – semua dibungkus dengan komedi hingga bisa dibilang itu bukanlah sebuah pertarungan yang serius. Di Zou bahkan Brook tak bisa mengalahkan Sheepshead.

Namun siapa yang kemudian menyangka bahwa Brook akan jadi orang pertama dari Topi Jerami yang bertarung melawan seorang Yonko?

Kita memang tak melihat pertarungannya, tapi bukankah ini sebuah hasil yang sangat impresif melihat Brook masih berdiri tegak setelah bertarung dengan Yonko? Bukan main-main lho, SEORANG YONKO!

Apakah Brook akan menang? Tentu saja tidak. Kecuali… ada keajaiban yang terjadi.

Setidaknya pertarungan tersebut akan memaksa Big Mam untuk tertahan disana. Membuat anggota Topi Jerami yang lain bisa bergerak dengan bebas untuk sementara waktu.

Satu hal yang penting, apakah Brook sudah menyalin Road Poneglyph tersebut atau belum?

Di punggungnya, Brook membawa semacam wadah yang aku rasa ia siapkan untuk gulungan salinan Road Poneglyph. Jika ia belum menyalinnya, bagaimana cara Brook untuk mengalihkan perhatian Big Mam dan mulai menyalin Poneglyph tersebut? Jika sekarang Brook sudah menyalinnya, semua akan lebih simpel. Brook yang sudah mendapatkan apa yang ia mau bisa langsung kabur dari sana.

Yang jelas, seperti katanya, tak ada seorangpun yang berencana untuk mati. Begitupun dengan Brook, ia pasti memiliki rencana untuk mendapatkan salinan itu dan kemudian keluar dari sana hidup-hidup.

Lalu bagaimana akhir dari pertarungan Soul King melawan Soul Queen ini?

~~ Cermin Ajaib ~~

“Cermin ajaib, oh cermin ajaib. Katakan padaku siapa admin OPFCI yang paling ganteng”

Cermin ajaib yang bisa berbicara tentu mengambil inspirasi dari banyak kisah legendaris, terutama Cerita Putri Salju. Tak disangka, ternyata semua cermin di Dunia Cermin bisa berbicara dan seperti dalam cerita putri salju – mereka akan selalu menjawab sebuah pertanyaan dengan jujur apa adanya.

Ada satu cermin yang mengatakan bahwa ia berada di lantai 2 kamar tamu. Ini kemungkinan terhubung ke kamar Sanji yang memang berada di lantai 2 – meskipun sekarang aku yakin ia sudah tak berada disana. Begitupula dengan cermin yang mengatakan baru saja melihat Sanji lewat, Chopper tak akan menemukan Sanji jika keluar disana.

Sekarang satu-satunya harapan tinggal gambar buatan Carrot. Entah gambarannya akan bagus sekali atau malah jelek sekali.

Aku berharap foto duval alias gambar poster Sanji kembali lagi. Atau bisa juga kita akan melihat Kelompok Topi Jerami versi mink, mengingat Carrot belum pernah keluar dari Zou sebelumnya.

Satu hal yang menarik jika gambar Sanji buatan Carrot nanti hanya menonjolkan alis keritingnya. Bisa-bisa para cermin salah mengira dan membawa Chopper ke anggota keluarga Vinsmoke. Bukankah hal ini akan jadi pertemuan yang tak terduga?

~~ Makanan Pembawa Pesan ~~

Jinbe sang penyelamat!! Wohooooo!!

Kemunculan Jinbe benar-benar sudah ditunggu-tunggu oleh banyak pembaca One Piece. Banyak yang berharap ia segera muncul dan menyelamatkan Luffy, banyak juga yang penasaran dengan nasibnya setelah terakhir kali terlihat sedang bermain roulette bersama Big Mam.

Kita memang tak tahu bagaimana permainan roulette itu berlangsung. Di surat kabar Totland, dikatakan Jinbe takut dan tak jadi keluar dari Bajak Laut Big Mam. Mengingat ini adalah surat kabar khusus Totland, aku rasa informasi ini tak dapat dipercaya – bisa saja sudah dimanipulasi oleh Big Mam. Brook juga mengatakan hal serupa, bahwa cerita di surat kabar tersebut sama sekali tak mencerminkan Jinbe yang ia kenal.

Jadi apa harga yang harus dibayar Jinbe ketika permainan Roulette?

Yang jelas kepala, tangan dan kaki Jinbe masih ada. Bisa saja masa hidupnya diambil 10 atau 100 tahun. Namun bisa juga Jinbe kehilangan kaki kirinya yang di chapter ini tak diperlihatkan.

Kuncinya adalah, Jinbe saat ini tak diperbolehkan masuk ke istana, mengapa? Apakah karena Jinbe sudah bukan lagi bagian dari bajak laut ini? Ataukah hal lain?

Meskipun Luffy sudah diselamatkan Jinbe, namun ia sudah berada di ambang batas. Pertarungannya dengan Cracker yang berlangsung sangat lama, ditambah ia juga bertarung dengan pasukan amarah – pasti stamina Luffy sekarang sudah terkuras habis. Bagaimana jika ia kemudian berhadapan dengan lawan kuat lain ketika melarikan diri?

Sanji yang menangis di bawah guyuran hujan memang meninggalkan bunga yang seharusnya untuk Purin itu di luar sana. Tapi ia tak meninggalkan makanan yang ia buat, mengingat Sanji memang tak akan pernah menyia-nyiakan dan membuang makanan. Bekal yang dibawa Sanji ini berisi semua makanan favorit kelompok Topi Jerami (kubahas di review chapter sebelumnya), apakah ini sebuah kebetulan mengingat Luffy dan yang lain sekarang sangat butuh makan untuk mengembalikan stamina mereka?

Ini akan memecahkan masalah yang sedang dihadapi Luffy. Ia juga tak akan mengingkari perkataannya sendiri tentang “tak akan makan selain buatan Sanji”. Dan dengan makanan ini, stamina Luffy akan kembali lagi – artinya ia akan siap untuk bertarung lagi.

Bisa jadi, makanan itu akan jadi simbol keinginan Sanji untuk kembali, minta untuk diselamatkan oleh Luffy, dan misi penyelamatan Sanji dimulai. Mungkin disaat inilah Luffy akan mendapatkan giginya kembali dan hati Sanji akan menyala lagi. Apakah kalian siap untuk menyelamatkan si koki alis keriting?

Sekian dulu review kali ini, selamat berlibur panjang

Terima kasih sudah membaca sampai disini dan sampai jumpa lagi~~

Salam alis keriting~~

Thanks to: Mangastream, APforums, Wikia, Yonkouprod, Duval Tampan OPDB

 

Review dan Pembahasan One Piece Chapter 851 – Puntung Rokok

Oleh Oikgerd. Admin One Piece Fans Club Indonesia

Share.

About Author

One Piece Indonesia. One Piece World