Review dan Pembahasan One Piece Chapter 843 – Vinsmoke Sanji

0

Ada 2 jenis kebohongan di dunia ini. Kebohongan untuk sekedar kebohongan dan juga kebohongan untuk sebuah kebaikan.

~~ Teman dan Makanan ~~

Saat Cracker diterbangkan oleh Luffy di akhir chapter lalu, aku mengira masih akan membutuhkan waktu lama sebelum ia ditampilkan kembali ke dalam cerita. Saat pesta pertukaran hadiah antara Vinsmoke dan keluarga Charlotte misalnya, yang kemudian membuat para undangan pesta yang hadir jadi panik melihat salah satu komandan Bajak Laut Big Mam terkapar tak berdaya.

Tapi ternyata semuanya terjadi lebih cepat daripada yang aku bayangkan. Cracker jatuh di tengah kota saat pesta belum dimulai, yang kemudian membuat seisi kota panik karenanya. Keadaan genting tersebut membuat alarm bahaya di Pulau Whole Cake berbunyi dan membuat kota dalam keadaan status siaga satu. Tentu saja semua hal tersebut membuat Luffy jadi lebih sulit untuk menyelamatkan Sanji karena semua pasukan disana sekarang sudah siap siaga dengan datangnya ancaman dari luar.

Terlepas dari itu semua, seperti yang dikatakan oleh Nami, kemenangan Luffy atas Cracker memang pantas untuk dirayakan. Bukan hanya karena Cracker adalah lawan yang tangguh, tapi statusnya sebagai salah satu tangan kanan Yonko membuat kemenangan ini lebih berarti. Lawan yang mau tak mau memang harus bisa Luffy kalahkan tersebut membuat keberadaan si Topi Jerami akan mulai benar-benar diperhitungkan oleh bajak laut besar lainnya. Sudah banyak lawan yang kalah karena meremehkannya, meskipun aku rasa Luffy masih akan diremehkan oleh beberapa pihak, kemenangan ini jadi batu loncatan pertama Luffy sebelum mengalahkan mereka semua.

Tapi kemenangan yang Luffy raih menggunakan mode Gear 4th ini kemudian menimbulkan kegelisahan lain, apa benar Luffy bisa mengalahkan lawan-lawan kuat lain dengan kekuatannya yang sekarang?

Kita tahu Gear ini membutuhkan kekuatan haki yang tak sedikit. Terlalu lama memakainya akan memaksa Luffy jadi tak bisa menggunakan haki selama 10 menit. Sekarang kita juga tahu bahwa selain haki, stamina Luffy juga terkuras habis oleh kekuatan ini. Membuat metabolisme tubuh Luffy jadi membakar kalori lebih cepat. Tentu saja ia akan membutuhkan banyak daging ketika pertarungannya selesai.

Bagaimana jika kemudian Luffy bertemu lawan kuat lainnya, dan disana tak ada teman yang bisa melindunginya ketika haki-nya habis seperti di Dressrosa, atau bagaimana jika tak ada makanan yang bisa digunakan untuk mengisi stamina seperti saat pertarungannya dengan Cracker, apakah Luffy masih bisa menang melawan lawan-lawan kuat tersebut?

~~ Kartu Penting ~~

Kemenangan Luffy atas Cracker juga tak akan terjadi tanpa bantuan Nami – yang sekarang sudah memiliki pasukan pribadi dalam diri para Homies.

Kartu Vivre yang diberikan Lola jadi salah satu aset penting dalam pertarungan tersebut karena sudah menjadi rahasia umum bahwa para homies tak akan berdaya di hadapan kartu Vivre milik Big Mam. Sebuah fakta yang bahkan kemudian membuat para anak Big Mam tak diperbolehkan membawa kartu Vivre miliknya, takut jika kartu tersebut nantinya disalahgunakan atau jatuh ke tangan musuh.

Tapi jika anak-anak Big mam tak diperbolehkan membawa kartu Vivre miliknya, mengapa Lola – yang notabene pergi dari rumah dan meninggalkan ibunya – memiliki kartu Vivre milik Big Mam?

Apakah Lola mencurinya? Aku rasa tidak. Ia tak akan memberikan kartu tersebut pada teman dan penyelamatnya, dan menyuruh mereka untuk menemui sang ibu, jika kartu tersebut adalah hasil curian

Jadi, apakah Lola adalah anak yang spesial? Bisa jadi. Tapi melihat perlakuan Big Mam pada anak-anaknya, mengapa seorang yang pergi dari rumah bisa jadi begitu spesial? Apakah misal, Lola yang minta ijin pergi berlayar kemudian diberi Vivre agar bisa pulang ke rumah suatu saat nanti? Aku meragukannya. Sepertinya ada hal lain yang membuat Lola begitu spesial di mata sang ibu.

Yang pasti, kartu Vivre milik Big Mam ini masih akan memainkan peran penting dalam cerita kedepannya. Misal dengan fakta bahwa Nami dan Lola bersahabat, membuat Big Mam melepaskan mereka untuk sekarang dan membiarkan mereka melawan keluarga Vinsmoke tanpa intervensi dari Big Mam. Atau bisa saja membiarkan Luffy pergi dari Totland dengan bebas dan tak melawannya saat ini.

Semua kemungkinan itu bergantung pada satu hal. Kartu Vivre Big Mam – Bagaimana hubungan Lola dengan ibunya dan bagaimana Lola mendapatkan kartu Vivre tersebut.

~~ Koki dan Makanan ~~

Berbicara tentang anak Big Mam, kali ini kita juga diperkenalkan dengan beberapa anak lainnya.

Charlotte Mont-d’or yang muncul beberapa chapter lalu diperkenalkan dengan lebih jelas. Ia yang menjabat sebagai menteri keju adalah anak laki-laki ke-19 dari keluarga ini. Nama Mont-d’or sendiri diambil dari nama keju susu sapi buatan Prancis dan Swiss.

Dua karakter yang baru diperkenalkan adalah Charlotte Opera. Anak laki-laki ke-5 dari Big Mam. Ia menjabat sebagai menteri krim kocok (whipped cream). Penampilannya benar-benar menunjukkan hal ini, dengan tubuh yang dipenuhi zat semi-cair mirip seperti krim kocok. Apakah ini kekuatannya, kita belum tahu pasti. Opera sendiri punya kebiasaan menambahkan imbuhan “-fa” di akhir kalimat yang ia ucapkan. Nama Opera berasal dari kue opera – kue bolu kacang almond asal Perancis.

Yang kedua ada Charlotte Galette. Ia adalah putri ke-18 keluarga Charlotte dan menjabat sebagai menteri mentega. Ia adalah satu-satunya menteri wanita yang sudah ditunjukkan sampai sekarang. Namanya sendiri berasal dari galette, kue bundar asal Perancis.

Acara penting antara keluarga Charlotte dan Vinsmoke membuat Big Mam mengumpulkan semua anggota keluarganya, tak terkecuali 3 komandan manis yang tak lain adalah tangan kanannya.

Sudah lama ia tak mengumpulkan ketiga komandan ini dalam satu tempat. Cracker yang sudah berada disana, Big Mam kirim untuk mengatasi masalah “Topi Jerami” terlebih dahulu. Sisanya, 2 komandan lain juga akhirnya tiba disana.

Nama kedua komandan tersebut adalah Smoothie dan juga Katakuri (tepung kentang). Nama bertema makanan yang memang menjadi tema keluarga ini. Apakah kekuatan kedua komandan ini sama dengan nama mereka masing-masing layaknya Cracker yang berkekuatan membuat biskuit? Kita belum tahu.

Satu yang pasti, aku berharap Sanji adalah orang yang akan mengalahkan mereka semua. Mengapa?

Karena kita semua tahu, banyak jurus Sanji yang bertemakan makanan. Selain itu aku ingin melihat lagi bagaimana Sanji bertarung menggunakan tangannya seperti saat melawan Wanze di Puffing Tom dulu. Karena kemungkinan mereka semua adalah makanan, siapa yang bisa mengehentikan koki kita ini untuk mengalahkan mereka?

~~ Dewa dan Kehancuran Dunia ~~

Snack – adalah nama komandan manis yang terakhir, sebelum ia kemudian dikalahkan oleh Urouge si Rahib Gila dan dicopot dari jabatannya sebagai komandan manis. Kita tak tahu bagaimana nasib Snack, apakah ia mati di tangan Urouge atau terluka parah dan tak bisa bertarung lagi atau hanya sekedar dikeluarkan dari Bajak Laut Big Mam karena kalah memalukan dari bajak laut pemula.

Satu yang kita tahu pasti adalah nasib Urouge. Setelah ia mengalahkan Snack, Cracker datang membalas dendam. Tapi Cracker tak sendiri, dikatakan bahwa Big Mam ikut campur tangan disana dan membuat Urouge serta kru-nya lenyap dalam sekejap mata. Walaupun kemudian kita tahu bahwa Urouge berhasil selamat dan sekarang sedang beristirahat di Balon Terminal – Pulau langit.

Hal yang menarik dari pertarungan tersebut adalah Big Mam dikatakan mampu mengendalikan cuaca dan menciptakan badai. Ia mampu memanggil awan petir – “zeus” – di tangan kirinya dan matahari – “prometheus” – di tangan kanannya.

Bagaimana Big Mam melakukan hal ini? Bukankah ia mempunyai kekuatan buah Soul-soul (jiwa-jiwa)? Bagaimana ia mengendalikan cuaca?

Ada beberapa kemungkinan. Yang pertama Zeus dan Prometheus adalah homies. Benda mati yang ia beri nyawa kemudian jadi hidup dan tunduk padanya. Jika ia mempunyai anak buah berupa awan petir, bukankah hal itu menakutkan? Yang jadi masalah adalah Prometheus dikatakan sebagai matahari. Bagaimana Big Mam menjadikan matahari sebagai homies? Matahari masih bersinar terang di dunia One Piece, jadi aku ragu bahwa ia benar adalah matahari. Mungkin saja ia homies lain yang bisa menciptakan api layaknya matahari.

Kemungkinan kedua, Nami bukanlah satu-satunya orang yang belajar tentang cuaca dan bagaimana ia memanipulasinya. Melihat Nami yang jenius, bukan tak mungkin Big Mam memiliki kemampuan serupa dalam membaca cuaca. Selain itu bisa juga Big Mam sudah mempelajarinya di Weatheria ataupun tempat penelitian cuaca lainnya hingga ia bisa memanipulasinya.

Satu yang pasti, kekuatan ini sangat luar biasa. Menjadikan Big Mam bukan hanya sosok yang wajib ditakuti tapi juga menjadikan dia pantas disebut sebagai salah satu bajak laut terkuat di dunia.

Berbicara tentang Zeus dan Prometheus, keduanya diambil dari mitologi Yunani. Zeus adalah sang dewa petir sedangkan Prometheus adalah Titan yang mencuri api dari dewa dan memberikannya kepada umat manusia.

Bukan kali pertama kita mendengar nama mitologi Yunani digunakan sebagai nama senjata dalam cerita One Piece. Sebelumnya kita sudah mendengar nama Poseidon dan Uranus yang juga berasal dari mitologi Yunani. Dan dalam cerita One Piece, kedua benda tersebut adalah nama dari Senjata Kuno!

Jadi apakah ada hubungan antara 2 senjata Big mam dengan 2 senjata kuno tersebut? Bisa jadi.

Senjata kuno sendiri dikatakan adalah kekuatan yang mampu membawa kehancuran dunia. Setelah ada kapal perang yang dengan sekali tembakan mampu melenyapkan sebuah pulau dan kekuatan untuk mengendalikan para Sea king – bukankah kekuatan mengendalikan cuaca juga bisa dimasukkan dalam kategori “mampu membawa kehancuran dunia” ?

Mungkin saja kekuatan Zeus dan Prometheus ini sangat dahsyat hingga Big Mam menamainya mirip dengan nama para senjata kuno. Tapi karena kita belum melihat seperti apa perbandingannya, mungkin sekarang Zeus dan Prometheus lebih pantas disebut dengan senjata kuno mini. Tinggal kita lihat sejauh mana Big Mam mampu mengendalikan kekuatan ini.

Melihat kekuatan Big Mam ini, satu hal yang terpikir olehku.

Nanti, jika benar terjadi pertarungan antara Topi Jerami dengan Big Mam, akan ada 3 orang yang ikut melawan si ibu besar.

Brook – dengan julukannya “Soul King” dan kekuatannya yang berhubungan langsung dengan jiwa akan jadi poin penting dalam pertarungan nanti.

Nami – kekuatan spesialnya dalam membaca dan memanipulasi cuaca akan berguna ketika melawan Zeus dan Prometheus Big mam.

Luffy – tentu saja.

Namun aku sendiri masih ragu akan terjadi pertarungan besar antara Topi Jerami dengan Big Mam di cerita Totland kali ini. Ya, tentu saja mereka akan bertarung, tapi tak sekarang.

~~ Panggung Sandiwara ~~

Kakak Chopper dan Carrot masih belum bisa mengatasi masalah Brulle di dunia cermin, kita masih menunggu bagaimana mereka berdua akan jadi poin penting di cerita nantinya.

Luffy dan Nami yang berhasil lolos dari hutan perayu pun langsung bergegas menyelamatkan Sanji. Beruntung, mereka bisa bertemu dengan Sanji sebelum keluarga Vinsmoke sampai di istana Big Mam.

Ternyata tak cuma Sanji, tapi semua saudaranya – Ichiji, Niji, dan Yonji – juga punya sifat yang sama terhadap wanita cantik yang ditemui oleh mereka. Mungkin sudah mengalir dalam DNA mereka, tinggal apakah sang ayah juga punya reaksi serupa dengan anak-anaknya atau tidak. XD

Sedikit menyedihkan memang, dikala Luffy dan Sanji sudah tak bersua dalam waktu yang lama – sekitar 2 tahun di dunia kita – dan kemudian pertemuan mereka harus terjadi dengan suasana tak mengenakkan seperti ini.

Bukan, sandiwara yang Sanji lakukan bukan ia tujukan kepada teman-temannya. Luffy bahkan langsung tak percaya dengan sikap Sanji tersebut, belum lagi Nami yang pernah melakukan hal serupa. Mereka pasti sadar bahwa Sanji berbohong, tapi tak berarti bisa mengurangi kesedihan atas apa yang terjadi pada kelompok mereka. Meskipun benar, apa yang Sanji lakukan juga sebagai cara untuk menyelamatkan Luffy dari cengkraman Big Mam.

Sandiwara Sanji sebenarnya ia berikan untuk keluarganya. Untuk meyakinkan ayah dan saudaranya bahwa ia adalah benar-benar pangeran kerajaan Germa. Sedikit kilas balik menunjukkan berbagai macam alasan mengapa Sanji harus melakukan hal ini.

Tentu saja banyak yang berkata bahwa cerita Sanji ini mirip dengan cerita Robin di Enies Lobby (dan mungkin juga cerita Nami di kampung halamannya). Aku sendiri tak merasa demikian, karena banyak perbedaan antara cerita tersebut dengan cerita Sanji kali ini.

Pada cerita Robin dan Nami, semua masalah yang ada bisa mereka selesaikan disana dan saat itu juga.

Robin melakukan hal tersebut untuk melindungi rekan-rekannya di Topi Jerami. sedang Nami melakukannya untuk melindungi desanya. Dengan memenangi pertarungan disana, Luffy dkk menyelesaikan semua masalah yang ada.

Hal ini berbeda dengan apa yang dialami Sanji. Ia mempunyai banyak tanggungan – Tangannya yang diancam akan diledakkan dan juga teman-temannya di restoran terapung Baratie yang diancam akan dibunuh jika ia kabur dari pernikahan ini. Seorang koki tentu tak ingin kehilangan tangannya dan Sanji juga tak mungkin bisa mengorbankan orang yang pernah menyelamatkannya saat kecil dulu (Zeff).

Bukannya Sanji tak percaya pada Luffy dan teman-temannya, atau bukan karena mereka tak mampu kabur bersama, tapi jika mereka melakukannya – bagaimana dengan semua beban yang dipinggul Sanji?

Mungkin bisa saja mereka merusak gelang tanpa melukai tangan Sanji, misal dengan haki atau apa, tapi bagaimana dengan Baratie? Apakah mereka harus berlayar kembali ke East Blue untuk menyelamatkan Zeff dkk. dari ancaman Big Mam? Tak mungkin bisa, dan pasti akan terlambat.

Oleh karenanya, Sanji tak punya pilihan lain. Ia harus mencari solusi bagaimana cara menyelamatkan semuanya. Dan saat ini solusi yang ia dapat ialah – menurut pada sang ayah. Tangannya tak akan diledakkan dan Zeff pun selamat. Meskipun itu berarti ia dengan berat hati harus meninggalkan Topi Jerami, namun ini juga untuk keselamatan Luffy dkk.

Apakah Luffy akan menyerah dengan keadaan? Tentu saja tidak. Ia akan terus berjuang menyelamatkan Sanji dan mencari solusi dari semua masalahnya.

Aku sendiri tak akan memaafkan Sanji – apapun alasannya – karena ia sudah membuat 2 wanita cantik bersedih.

Reiju yang tersenyum lebar saat Luffy datang menyelamatkan Sanji kemudian berubah menjadi muram ketika Sanji memulai sandiwaranya. Selain itu juga aksi Sanji membuat Nami hampir menangis. Bukankah kau adalah pria diantara pria, Sanji? Seharusnya kau tak membuat para wanita tersebut menangis.

Karena sandiwara ini pula chapter depan kemungkinan akan berjudul “Monkey D. Luffy VS Vinsmoke Sanji”. Kemudian Sanji bisa masuk dalam daftar “Kru Topi Jerami yang pernah bertarung dengan Luffy” bersama dengan Zoro, Usopp, dan Franky.

Jika pertarungan mereka dilakukan dengan serius dan sekuat tenaga – tentu saja Sanji tak ada harapan mengalahkan Luffy. Tapi ini situasinya berbeda, Luffy masih ragu dan tak percaya dengan omongan Sanji sedang Sanji melakukannya dengan terpaksa.

Sanji sendiri adalah salah satu anggota Topi Jerami paling cerdas. Aku cuma berharap Sanji tak menyerah dengan keadaan dan sudah memikirkan sebuah rencana untuk keluar dari masalah ini. Mungkin saja sandiwara dan pertarungannya dengan Luffy sudah masuk dalam rencana cerdasnya, kita tak tahu. Yang jelas, aku ingin sekali melihat lagi Sanji bersinar karena rencananya seperti momen “Mr. Prince” di Alabasta ataupun momen “Bingo” di Water 7. Bukankah hal-hal tersebut yang membuat kita jatuh cinta pada karakter Sanji?

Namun satu yang pasti, melihat sikap Sanji di chapter kali ini, membuatku semakin menyadari…

Dunia ini memang hanya panggung sandiwara semata.

Sekian dulu review kali ini, selamat berakhir pekan

Terima kasih sudah membaca sampai disini dan sampai jumpa lagi~~

Salam alis keriting~~ 66

Thanks to: Mangastream, APforums, Wikia

 

Review dan Pembahasan One Piece Chapter 843 – Vinsmoke Sanji

Oleh Oikgerd. Admin One Piece Fans  Club Indonesia

Share.

About Author

One Piece Indonesia. One Piece World