Opini Bunuh Diri One Piece Chapter 849

0

Gak ada kata-kata pembuka untuk Opini Bunuh Diri kali ini. Chapter ini supeer, sangat epic hingga bisa aku katakan sangat pantas untuk menyambut Jump Festa.

FYI:

Jump Festa adalah acara pameran anime dan manga tahunan di Jepang yang disponsori oleh Shueisha, pencipta/perusahaan yang menerbitkan majalah Jump. Biasanya para mangaka akan hadir di acara ini untuk “membocorkan” resolusi karya mereka tahun depan, dan kisi-kisi atau gambaran garis besar cerita untuk 1 tahun ke depan. By the way Pak Oda sudah berkata tidak akan datang lagi ke Jump Festa. Tahun lalu beliau diwakili oleh para seiyuu dari anime One Piece. *cmiiw

Fiyuhhh.. Panjang

Padahal Opini Bunuh Dirinya belum dibahas

Yossh, let’s start!

The Germa’s Plan

Kamvret sekamvretnya! Tidak menganu sama sekali!

Duh! Jajji, Ichi, Ni, dan Yon sedang dalam percakapan hangat. Mereka menyebut bebep Purin sebagai “sandera” dan menyinggung soal “rencana”.

Sejak awal memang aku tidak pernah sama sekali berpikir bahwa Germa dan Charlotte punya niatan membuat perjanjian billateral yang serius. Kedua pihak sepertinya ingin “diuntungkan lebih”, dan keduanya menyusun rencana masing-masing. Lagipula kebanggan bangsawan milik Germa tidak akan begitu saja runtuh dan menyerahkan diri mereka untuk diakusisi oleh kekuatan bajak laut meski sekelas Yonko.

Apa yang diincar Germa dari Big Mom? Tanah! Absolutely! Mereka butuh tanah, dan tentu saja jika mereka menguasai tanah Mama, otomatis mereka akan memiliki kekuatan dari daerah itu sendiri.

Selama ini yang kita tahu Mama mengincar teknologi Germa, tapi apakah cukup hanya dengan teknologi? Terlebih jika Mama tahu bahwa Germa bisa memproduksi manusia? Bukankah itu lebih menarik lagi? Mama tidak akan membiarkan Germa bertindak bebas sesuka hatinya lagi, ya… kurasa begitu.

C-C dan Dunia Cermin

Sering sekali aku mengatakan bahwa binatang yang memiliki kemampuan seperti manusia lebih bisa memanusiakan diri dan memanfaatkan potensi akalnya lebih dalam. Well, Chopper telah membuktikannya. Rencananya menggunakan kekuatan Brulee untuk mengelabuhi brulee sendiri sangat amat epic dan sejauh ini membuahkan hasil positif.

Kemudian, siapa yang sangka bahwa Carrot telah ditukar dengan seekor kodok? Hahaha tidak ada yang sadar kan? Padahal sejak chapter sebelumnya sudah ada sfx: Ribit! Ribit!

Troll sukses! Pak Oda menang banyak!

Ada chara baru, yaitu Diesel. Manusia keretakah? Sepertinya begitu.

Monster Pointnya menarik yah? Masih bisa bergerak? Nunggu penjelasan para mastah aja ya

Fight scenenya gausah diceritain ya… nikmati sendiri aja.

The Prince, Soul King and Soul Queen

Sanji terus mengorek informasi, selagi dia ingin memasak makanan untuk Purin. Sanji sedang mencoba untuk mup on nih, ciyee

Sanji emang laki-laki (Lah emang dia apa? Okama? Eh pernah yah). Dia berusaha untuk menyambut masa depan dari jalan yang dipilihnya sendiri, dengan berusaha mencintai Purin. Meski pada dasarnya Sanji menyukai semua wanita, terutama yang tjantik

Ratu yang memanipulasi jiwa dan Soul King saling bertemu….

Apakah Brook akan jadi suami terakhir Mama? Wkwkwkw.

Sepertinya Mama sangat bahagia melihat Brook, dan berniat memasukkan dia ke dalam salah satu koleksinya.

Brook dikerangkeng, ditangkap Smoothie? Terus itu kunci buat apa? Tentunya buat kabur. Masa iya itu kunci buat buka hatimu, ehm… iya, kamu!

Pedro! Carrot! Mink Tribe for SHP!

Uuuuh, pasti beberapa dari kalian sudah mulai gusar! Iyakan? Ngaku deh!

Kok Carrot gemesin yah? Leh ugha nih buat Straw Hat Pirate!

Kok Pedro juga mulai menarik yah? Duh Carrot aja cantik, tapi Pedro useful, rela ngorbanin nyawa lagi! Duh!

Yap! Luarbiasa, Pedro sangat sangat luarbiasa! Awal kemunculannya aku sangat sangat curiga padanya. Bahkan banyak teori dibuat dan memojokan dirinya. Pengkhianatlah, liciklah, duri dalam daginglah! Tukang tikung bojone wong lah! Eh? Cukup!

Pedro keren, asli keren. Dia tidak berniat pulang hidup-hidup! Artinya tugasnya menjadi umpan, sudah dianggap sebagai misi bunuh diri olehnya. Semua itu demi siapa? Demi SHP? Bukan! Demi Nekomamushi dan Inuarashi! Dia adalah orang terdekat Neko, dan dia juga rela mengemban misi ini dan mengawal SHP demi Neko! Luarbiasa! Kita tahu ada 2 SHP seperti ini yang mengemban kehormatan seseorang di pundaknya, Sanji-Zeff dan Franky-Iceburg/Tom.

Mata! Sangat mengejutkan memang. Mata kiri Pedro luka, sama halnya dengan Baron Tamago! 5 Tahun lalu mereka kuyakini terlibat dalam duel hebat dan “terhormat”, hingga akhirnya Pedro tertangkap dan umurnya diambil 50 tahun! Wew, dan sekarang Pedro terlibat hal sama dengan tujuan yang sama! Siapa yang mau terlibat misi bunuh diri dua kali? Pedro, you’ve stolen my heart.

Bagaimana? Cukupkah pantaskah Pedro dan Carrot menggeser #CC4Nakama ? Kurasa sangat pantas!

Spekulasi Tentang Keadaan Reiju

Ciuman pertama Luffy disakiti. Reiju terluka, sampe berdarah dibagian kakinya.

Kamu gak lupa pake yang ada sayapnya kan Rei?

Spekulasi sementara, Reiju diserang seseorang. Reiju ini kuat, bisa dibilang sebagai salah satu pilar utama pasukan Germa? Lantas siapa yang bisa menyakiti dara cantik ini?

Pikiranku pertama merujuk ke Komandan Manis terakhir, Katakuri! Tapi karena dia belum pernah muncul, maka aku kurang bisa menjelaskan.

Lalu terbersit kemungkinan yang lain, spekulasi ini sangat amat tidak menganu tapi gemas aku ingin menulisnya.

Kalau kita bilang Big Mom, sepertinya bukan dia yang telah menyakiti Reiju.

Entah kenapa aku gemas dengan Charlotte Opera, Lady Amande dan lain-lain.

Kurasa yang menyakiti Reiju adalah salah satu dari pasukan amarah.

Kronologinya kurang lebih seperti ini.

Purin meninggalkan kamarnya dan menuju penjara buku. Germa sedang baru saja ditinggalkan mama diperpustakaan, lantas mereka bersantai-santai. Reiju keluar menuju lorong dan tidak sengaja melihat Purin dengan wajah muram, kemudian ia penasaran dan mengikutinya. Reiju mengintip Purin menemui Opera dan melihat LuNa sedang terpenjara. Homies Pion Catur dari Chess Army mengeluarkan Bookmark Mont D’Or dan Purin bisa masuk ke penjara buku dan berbicara pada Luffy.

Purin menangis, Luffy dan Nami kaget. Reiju tidak tahu pasti keadaannya, namun dia tidak terlalu memikirkan itu. Reiju sudah mengetahui rahasia dari kekuatan Mont D’Or dan berencana membebaskan Luffy. Namun rencananya gagal, dan ketahuan memingat para homies saling terhubung satu sama lain.

Dari sana dia diserang oleh salah satu yang sedang berjaga di penjara. Bisa jadi itu Opera, atau yang lainnya. Meskipun dia tamu istimewa, namun rahasia tetap rahasia, maka dari penjaga berniat menyingkirkan saksi. Diseranglah Reiju yang tidak sedang mengenakan pakaian tempurnya.

Reiju berhasil lolos dari kematian, kemudian berjalan merintih kesakitan. Dia lemas karena kehilanan banyak darah dan terduduk lemas. Reiju sedang dikejar oleh salah satu eksekutif Mama, yaitu salah satu pasukan utama dari Pasukan Amarah.

Sekian 

 

Opini Bunuh Diri One Piece Chapter 849 oleh Maul.

Admin ONE PIECE INDONESIA

Share.

About Author

One Piece Indonesia. One Piece World