Opening the Border of Wano Kuni

0

Yoi guys, dengan Calgara disini. Tahun 2017, tahun di mana Oda menjanjikan 3 hal pada kita: akhir dari Whole Cake Island Arc, Reverie dan awal dari Wanokuni Arc. Meski tak ada jaminan jika ke 3 hal tersebut dapat terlaksana di tahun yang sama, tapi mari kita sementara meyakini hal tersebut. Arc WCI yang makin mendekati akhir tampak pace-nya makin dipercepat. Idealnya kita bisa melihat akhir dari arc ini dalam 25 chapter ke depan, yang artinya sekitar pertengahan tahun 2017, baru kemudian menjajaki intermezzo bernama Reverie serta mulai membuka tirai Arc Wano di akhir tahun. Manga ini memang tak bisa lagi diperlambat lebih dari ini, mengingat serialisasinya sudah berjalan 20 tahun pada tahun ini, hahahaha.

Oke kita sudahi basa-basinya. Aku disini sebenernya hendak mengajak kalian meraba lebih jauh tentang arc Wano kuni yang semoga akan kita jumpai tahun ini.

Dari penjelasan Kin’emon dkk maka jelas yang jadi musuh saat ini adalah Shogun Wano yang bekerja sama dengan salah satu Yonkou, Kaidou the Hundred Beast. Mari kita analisis dengan lebih dalam.

Setting Waktu

Sejarah. Oda amat senang memasukkan sebagian dari unsur sejarah di dunia nyata untuk kemudian jadi pondasi dasar yang akan di improvisasi sedemikian rupa agar jadi cerita yang menarik. Sejarah, peradaban, budaya serta kejadian di suatu tempat seringkali jadi inspirasi Oda untuk makin memperkaya dunia One Piece yang diidamkannya. Bahkan tokoh-tokoh sejarah pun banyak yang Oda jadikan inspirasi dalam menciptakan karakter-karakternya. Inilah yang membuat One Piece begitu kaya, karena inspirasi Oda bisa berasal dari mana saja dan rentang waktu yang tak terbatas pula.

Bagiku sendiri yang menyukai sejarah, jadi hal yang menyenangkan untuk menebak-nebak setting latar serta waktu yang menginspirasi Oda dalam membangun sebuah arc dari berbagai clue yang ia sebar, bisa dari kebudayaan, cara berpakaian, struktur bangunan, kejadian sejarah yang mirip dengan cerita dalam arc tersebut.

Ambil contoh Skypiea arc. Jika kalian pernah membaca tentang peradaban suku indian kuno di benua Amerika seperti suku Maya, Inca ataupun Aztec di Meksiko tentu kalian menyadari peradaban suku Shandora terinspirasi dari mereka. Cara berpakaian, struktur bangunan, kepercayaan, hingga upacara pengorbanan gadis di altar pengorbanan, semua itu bisa kalian temukan pada peradaban indian kuno. Perang melawan bangsa asing untuk mempertahankan tanah leluhur pun dijadikan salah satu unsur utama dalam arc tersebut. Tentu saja Oda mengemasnya sedemikian rupa seolah itu jadi cerita yang benar-benar baru dan memang itu yang ia lakukan. Menciptakan kisah baru.

Bagaimana dengan Wano kuni?

Wano kuni adalah permainan kata dari Wa no kuni (negeri harmoni) nama lain dari Jepang. Namun Oda memperkenalkan Wano kuni sebagai negeri samurai sesuai ucapan Brook di awal arc Punk hazard.

Apakah itu membuat keduanya jauh berbeda?

Tidak juga, pasalnya Jepang pun pernah merasakan menjadi negeri di mana pemerintahannya dikuasai kediktatoran militer dari para kaum samurai hingga hampir 7 abad. Bermula dari era keshogunan pertama di kamakura abad ke 12 hingga abad ke 19 yang berakhir di era keshogunan tokugawa yang memerintah di edo.

Maka sebenarnya era dimana shogunate system digunakan di Jepang, negeri mereka bisa dikatakan negeri para samurai di mana pemegang kekuasaannya adalah Shogun yang berasal dari kaum samurai.

Kembali ke Wano kuni, dengan dipimpin oleh seorang Shogun, maka cukup jelas bagi kita jika Oda menggunakan setting latar dan waktu Jepang kuno di mana sistem keshogunan eksis. Tapi mari kita persempit rentang waktunya dengan berbagai clue yang Oda berikan tentang Wano kuni yang ia ciptakan. Berikut poin-poin nya:

  1. Sistem feodal. Eksisnya Shogun dan daimyou (tuan tanah/penguasa regional).
  2. Kebijakan Sakoku. Sakoku adalah kebijakan untuk mengisolasi seluruh negeri sehingga melarang penduduk Wano untuk keluar Wano ataupun sebaliknya sehingga melarang interaksi antara Wano dan negeri luar.
  3. Kerjasama Shogun dengan pihak asing (Kaidou pirates) yang memicu perlawan pergolakan besar di kalangan daimyou di seluruh Wano kuni saat ini.

Dengan mengkombinasikan ke-3 poin tersebut, maka hanya ada satu era di Jepang yang Oda gunakan sebagai referensi setting waktu dan latar Wano kuni yaitu era keshogunan Tokugawa (zaman Edo) atau lebih tepatnya akhir zaman Edo yang lebih dikenal dengan nama era Bakumatsu.

Eksistensi Kaisar Wano

Wano kuni seperti yang ditegaskan Odacchi adalah negeri samurai yang diperintah oleh seorang shogun. Sebuah produk dari sistem pemerintahan kediktatoran militer di mana kaum samurai menjadi pemegang kekuasaan.

Pertanyaanya, jika di awal aku berasumsi apabila Wano kuni mengadaptasi dari Jepang era Bakumatsu, bagaimana dengan eksistensi seorang kaisar di Wano?

Sejauh ini, Kin’emon dkk telah memberikan berbagai informasi tentang musuh mereka. Shogun yang bekerjasama dengan Kaidou, tapi dari pihaknya sendiri, mereka sama sekali tak menyinggung nama kaisar tapi hanya orang-orang yang tak menyukai keshogunan. Ini sebenarnya cukup aneh karena pasalnya dalam sejarah Jepang, satu-satunya oposisi dari pihak yang mendukung shogun adalah para daimyou yang mendukung Kekaisaran. Tapi dari ucapan Kin’emon hingga saat ini, nampaknya yang menjadi oposisi shogun sekedar para militan yang kemungkinan mendukung keinginan Oden. Bisa dari kalangan samurai biasa atau dari daimyou lainnya.

Hal ini mungkin saja terjadi karena Oda tak selalu mengambil keseluruhan sejarah sebagai referensi

Sistem Keshogunan di Wano

Wano kuni adalah negeri samurai yang mengadaptasi sistem pemerintahan militer dengan pemimpin yang disebut shogun. Sebenarnya dalam sistem ini, shogun tak lebih dari kepanjangan tangan kaisar dalam menjalankan pemerintahan. Namun di era keshogunan Tokugawa, kekuasaan Kaisar di tekan hingga sekecil mungkin hingga tak lagi memilki kekuasaan terutama dalam politik dan pemerintahan.

Hal yang sama mungkin terjadi pada Si Negeri Samurai ciptaan Oda, namun jauh lebih buruk.

Seperti kukatakan diawal, jika Kin’ emon tak mengatakan apapun tentang eksistensi seorang kaisar atau setidaknya imperial family di Wano kuni. Itu menandakan memang saat ini, Wano kuni tak lagi memiliki seorang kaisar. Mungkin sejak ratusan tahun lalu, atau sejak sistem shogunate berjalan di Wano, sistem kekaisaran dihapuskan. Logisnya sih, dahulu terjadi konflik internal di Wano sehingga mengharuskan kekaisaran Wano melepaskan segala bentuk kekuasaannya pada golongan samurai yang memenangkan pertempuran. Hingga sekarang Wano hanya diperintah oleh satu penguasa, shogun. Sementara imperial family setelah ratusan tahun, kini bertahan dengan menjadi golongan samurai biasa.

Ancient Kingdom dan Wanokuni

Ancient Kingdom (AK) sejauh ini diketahui menjalin hubungan dengan Arabasta dan Ryugu kingdom. Hubungan mereka terjalin begitu erat hingga lingkar dalam keluarga kerajaan. Itu di buktikan dengan Poneglyph yang tersimpan di bawah istana dari istana Arabasta yang di pimpin Nefertari imperial family kemudian Poneglyph berisi permohonan maaf Joy Boy kepada Poseidon (seorang putri duyung kerajaan Ryuugu) karena tidak bisa memenuhi janjinya. Dengan begitu bisa ditarik kesimpulan jika hubungan yang dijalin AK dengan kerajaan lain terjalin hingga lingkar dalam keluarga kerajaan.

Lalu bagaimana kerja sama AK dan Wano kuni?

Sejauh ini AK hanya diketahui bekerjasama Kozuki clan, klan samurai yang menjadi tuan tanah di satu regional Wano kuni bukan shogun atau kaisar Wano. Dengan begitu bisa dikatakan AK tidak menjalin kerjasama bilateral antara 2 kerajaan dengan Wano kuni.

Tapi benarkah demikian?

Apakah AK menjalin hubungan dengan Kozuki hanya karena kemampuan memahat mereka?

Tidak, harusnya tidak demikian. Arabasta, Shandora, Ryuugu menjalin hubungan yang begitu erat dengan AK hingga di lingkar dalam kerajaan. Lihatlah bagaimana Shandora melindungi Poneglyph dari invasi musuh 800 tahun yang lalu hingga negerinya harus hancur. Ini bukan hubungan yang tercipta dalam satu malam. Bukan hanya karena rasa empati mereka pada AK yang menjadi pihak yang kalah perang.

Hubungan AK dengan kerajaan kerajaan tersebut sudah terjalin sudah sejak lama, jauh sebelum AK hancur. Begitu pula kerjasama AK dengan klan Kozuki. Hubungan mereka telah terjalin erat sebelumnya. Jauh sebelum AK tumbang serta proyek pembuatan dan penyebaran Poneglyph mengemuka.

Lalu jika kerja sama AK dan Kozuki telah berlangsung sebelum proyek Poneglyph eksis, apa yang membuat AK menjalin hubungan dengan Kozuki yang sekedar tuan tanah?

Mulai bisa menebak ke mana arah pemikiranku?

Ya, pola di mana AK selalu bekerja sama dengan keluarga kerajaan dari kerajaan lain tak pernah berubah, termasuk kerjasama mereka dengan Wano kuni.

Jika AK memilih Kozuki clan untuk menjalin kerjasama dengan Wano kuni, maka berani kusimpulkan jika Kozuki sebenarnya bukanlah keluarga dari kalangan Samurai. Kozuki adalah Imperial Clan yang bekuasa di Wano ratusan tahun yang lalu. Kaisar Wano berasal dari keluarga Kozuki yang memiliki hubungan yang erat dengan Ancient Kingdom. Dengan begitu alasan kenapa AK menjalin hubungan dengan Kozuki clan bisa terjelaskan dengan lebih baik. Ikatan yang mereka ciptakan tak sekedar tercipta saat proyek ponegliph mengemuka.

Momonosuke salah satu Ancient Weapon?

Momo adalah seorang putra daimyou kuri, Oden kozuki. Telahir dari keluarga Kozuki, ia mewarisi status bangsawan dari ayahnya yang tewas secara tragis di tangan shogun dan Kaidou. Tapi ada satu hal yang membuat Momo begitu spesial dari sekedar putra seorang Daimyou. Momo mampu berinteraksi langsung dengan Zunisha, gajah berukuran raksasa berusia ribuan tahun. Tak hanya sekedar interaksi tapi ia bisa melakukan apa yang bisa di lakukan Poseidon alias Shirahoshi kepada para Sea King, memberikan perintah pada Zunisha. Ikatan misterius Momo dan Zunisha serupa dengan ikatan Shirahoshi dan Sea King. Setidaknya itu yang kita lihat secara visual.

Lalu kenapa kemampuan seperti Momo tak pernah tercatat pada Poneglyph sebagai Ancient Weapon?

Mungkinkah karena ability ini tak pernah ada ratusan tahun yang lalu?

Itu bukan jawaban yang masuk akal.

Dari ucapan Zunisha yang disampaikan lewat Momo, Zunisha adalah gajah yang dihukum karena kesalahan yang ia perbuat ratusan tahun yang lalu. Hukumannya adalah terus berjalan sampai ada seseorang yang bisa memberikan perintah kepadanya. Untuk memberikan hukuman seperti ini pada Zunisha, sang pemberi hukuman yang hidup ratusan tahun lalu harus mampu berinteraksi dengan Zunisha seperti yang Momo lakukan. Itu artinya ratusan tahun yang lalu ada seseorang yang memiliki ability yang sama dengan Momo.

Siapa orang ini?

Jika mengikuti pola yang sama dengan poseidon dan Shirahoshi, maka seharusnya orang itu adalah leluhur Momonosuke yang masih terikat pertalian darah dengan Momo. Ya, aku berasumsi orang itu berasal dari clan yang sama dengan Momo, Kozuki Clan.

Lalu jika telah ada sejak ratusan tahun yang lalu, ability leluhur Momo tercatat sebagai Ancient Weapon?

Jika sebelumnya aku berasumsi Kozuki adalah keluarga kekaisaran Wano yang berkuasa ratusan tahun yang lalu, maka besar kemungkinan jika leluhur Momo ini adalah seorang pangeran atau kaisar Wano yang hidup ratusan tahun yang lalu.

Tahukah kalian, bagi rakyat Jepang, kaisar bukanlah manusia?

Ya, bagi rakyat Jepang, kaisar adalah keturunan dewa, anak dari dewa matahari Amaterasu. Sehingga tak aneh jika mereka menganggap kaisar adalah perwujudan dari dewa itu sendiri.

Jika hal yang sama berlaku pada penduduk Wano kuni, maka wajar jika Kozuki clan sebagai penulis Poneglyph tak pernah menuliskan kekuatan kaisarnya sebagai senjata kuno. Mereka mungkin menuliskan itu sebagai “Anugerah Dewa”.

Jadi jawaban kenapa kekuatan tersebut tak digolongkan dalam salah satu Ancient Weapon status dari orang yang memiliki kekuatan ini tak lagi dipandang sebagai manusia apalagi objek, tapi keturunan Dewa.

Restorasi

Akhirnya kita sampai di penghujung artikel berbau sejarah nan membosankan ini XD

Tapi segala poin-poin yang aku jabarkan di atas sebenarnya hanya untuk hal ini. Seperti yang kuasumsikan sebelumnya jika latar waktu arc Wano terinsipirasi dari zaman Edo, tepatnya era Bakumatsu (tahun-tahun terakhir Bakufu), maka setelah pergolakan yang terjadi, Jepang memilki sistem pemerintahan yang baru yang menghapus sistem pemerintah lama. Ya saat perang saudara itu usai, shogun menyerahkan tampuk kekuasaannya kembali kepada kaisar. Kita mengenal ini dengan istilah restorasi.

Tapi bagaimana dengan Wano yang saat ini tak memiliki kaisar?

Apakah hanya terjadi pergantian shogun yang baru?

Itu mungkin saja terjadi, selain karena eksistensi kaisar yang telah memudar di Wano selama dalam rentang ratusan tahun, impian Momo untuk menjadi shogun Wano pun akan terpenuhi dengan ending yang demikian.

Tapi terasa ada yang janggal. Pasalnya selama sistem keshogunan eksis, selama itu pula pemberontakan tak akan pernah berhenti didengungkan oleh pihak-pihak yang tak menyukai keshogunan. Wano kuni hanya akan memulai era peperangan baru dan akan terus berlanjut bagaikan rantai yang tak berujung.

Untuk itu memang diperlukan suatu sistem baru di Wano kuni. Mengembalikan kembali kekuasaan pada kaisar sebenarnya jadi opsi terbaik karena hanya sosok seorang kaisar yang benar-benar bisa menyatukan seluruh negeri.

Masalahnya adalah aku berasumsi tak ada satupun di Wano yang menyadari eksistensi kaisar Wano, bahkan kurasa abdi dari Kozuki klan pun tak mengetahui hal ini karena kebenaran tentang Kozuki kurasa tersimpan pada Poneglyph.

Ya, harusnya ada Poneglyph yang menceritakan tentang kebenaran sejarah Kozuki. Dan mungkin eksistensi dari Pone inilah yang mendorong Oden untuk tertarik mempelajari tentang kebenaran dunia dan berlayar ke lautan luas.

Dan satu-satunya yang bisa kita harapkan untuk mengungkap kebenaran ini tentu saja our great archeolog, Nico-ya!

Saat kebenaran sejarah Kozuki itu terungkap, impian Momo mungkin akan bergeser dari seorang shogun menjadi kaisar baru Wano kuni. Kaisar yang menghapus segala bentuk kebijakan shogun yang menyengsarakan Wano dan menyatukan seluruh Wano kuni. Dan yang paling penting adalah membuka segala batas yang mengurung Wano kuni selama ini sesuai cita-cita Oden Kozuki.

Open the border of the Wano kuni!

 

Opening the Border of Wano Kuni oleh Calgara

Admin One Piece Fans Club Indonesia

Share.

About Author

One Piece Indonesia. One Piece World