Menghancurkan Upacara Pernikahan 2

0

PART 1

Setelah melewati rangkaian panjang poin set-up section dimana kita diperlihatkan beberapa karakter penting (Big Mom dan Germa ) yang memiliki jalan hidup yang berbeda, berhadapan dengan masalah, memiliki ambisi, memiliki sebuah cerita sehingga muncul rasa respect atau suka. Disini kita dapatkan rasa cukup luas tentang status hidup mereka seolah-olah kita memahami mereka dan dapat mulai peduli terhadap mereka.

Kita melihat dunia melalui mata mereka yang berarti kita bisa mengetahui apa yang mereka pikirkan, rasakan, inginkan dan usaha untuk mencapai sesuatu dari adegan per adegan. Oda telah menyelesaikan section ini dengan sangat ciamik. Whole Cake Island sudah 50% porsi cerita. Chapter 849 akan memasuki “act two” dan saat ini menurut ane sedang berada di poin yang kita sebut “Catalyst” sebuah kejadian keras menimpa pada karakter – karakter besar (Straw Hat Pirate, Germa, Big Mom) dan itu semua akan selaras dengan “central problem of the story.”

Tahap catalyst mengembangkan tahap sebelumnya, tidak hanya permasalahan internal yang melibatkan perasaan dan emosi tetapi ini tahap permasalahan ekternal. Menuntut harus ditangani segera dan kita pembaca bisa mengidentifikasi dengan sedikit merasa. Panel terakhir Reiju memprediksi bahwa chapter selanjutnya akan memasuki tahap “Debate Section”. Segera akan dibahas setelah chapter keluar lagi.

Menarik untuk dibahas adalah:

Adu Domba

Ane mengikuti pada opini publik yang berkembang saat ini. Dua buah kelompok elite yang sedang akan beraliansi namun tidak saling mempercayai satu sama lain sangat empuk dijadikan target adu domba yang berujung keributan. Sebelum mengarah pada spekulasi, ane ingin memberikan hal-hal kecil tentang mengadu domba pada umumnya.

  1. Pelaku adu domba biasanya tidak akan terlibat kontak fisik terhadap korbannya.
  2. Pelaku adu domba biasanya hanya pandai bersilat lidah. Sangat komunikatif namun sifatnya provokatif.
  3. Pelaku adu domba biasanya mengetahui seluk-beluk sasarannya sehingga dalam penentuan korban adu domba, skenario telah disusun rapi oleh pelaku.

Mari kita mencari contoh jauh sebelum New World, karena praktek politik adu domba telah diperlihatkan Oda di arc Alabasta dan saat perang Marineford. Lihatlah betapa cerdiknya politik adu domba Crocoboy hingga terjadi perang dan lihatlah juga betapa halusnya adu domba Akainu kepada crew Whitebeard hingga menghasilkan tusukan di tubuhnya Shirohige.

Kira – kira seperti itulah praktek adu domba. Maka dari itu ane mencoba berspekulasi sebuah skema adu domba seperti ini. Si fulan adalah pelaku dan mempunyai target korban si A dan B. Awalnya A dan B memiliki hubungan yang baik saja. Namun setelah terperangkap dalam praktek adu domba A dan B bersitegang hingga salah satu diantara A dan B menjadi korban. Katakanlah A (pihak Germa) menjadi korban lantas Germa sudah seharusnya menuntut si B (pihak Big Mom). Sehingga si Fulan berhasil merekayasa sebuah drama pahit antara dua kelompok elite. Lalu siapa si Fulan?

1. Capone Bege

Pro nya adalah memprediksi kalau Bege sedang menjalankan rencana adu domba, ane setuju. Tetapi kalau Bege yang memporak-porandakan Reiju, ane kurang setuju. Tidak sesuai dengan poin satu. Bege menghajar habis-habisan Reiju dan membiarkannya kabur/tetap hidup. So what ? Apa impactnya kedepan ? Berharap Big Mom bentrok Germa? Menurut ane masalah seperti ini sangat mudah diselesaikan. Jika Big Mom mengetahui hal itu maka tanpa pikir panjang BM pasti cepat bertindak. Ane meyakini Bege tidaklah kuat tetapi dia licik dan cerdik. Layaknya seorang mafia bekerja dengan mengandalkan otak ketimbang otot.

Jadi menurutku Bege sedang mencari target korban. Reiju dari pihak Germa dan Si B dari pihak Big Mom Selanjutnya akan diprovokasi hingga miss understanding. Karena kesalahpahaman berdampak panjang. Mengenai siapa si B entahlah bisa jadi Pudding atau mungkin Katakuri. No clue for this. Tapi sejauh ini karena Bege jarang muncul, poin kedua jadi tanda tanya besar. Sejauh mana Bege mengetahui kehidupan Big Mom terutama Germa dan cerita hidup mereka? Persentase ini sebesar 45%

2. Pudding

Pudding adalah si fulan pelaku adu domba. Reiju korban dari pihak Germa. Siapakah tumbal dari pihak Big Mom ? Ane beranggapan mereka adalah Amande dkk. Alurnya cukup bisa dilihat. Selepas memutuskan pilihan, Pudding bertemu Reiju yang keluar dari perpustakaan selanjutnya Pudding menemui Amande dkk yang keluar dari tempat penjara LuNa. Hasil kedua pertemuan Pudding membolak balikkan fakta yang berujung pada kesalahpahaman. Reiju vs Amande dkk cukup nyambung menurutku. Hingga akhirnya Pudding menemui LuNa dan menyampaikan misi mengejutkan itu.

Ini cukup kuat. Beda halnya dengan Bege. Pudding memiliki tiga poin diatas. Pudding tahu banyak tentang Sanji lewat curhatannya apalagi keluarganya sendiri. Pudding pandai dalam berkata dan pikirku ini tentang kemampuan mata tiganya dan tetap menurutku pelaku adu domba tidak ikut kontak fisik. Dan persentase untuk ini 65%

3. Ichiji

Ini ulah Ichiji. Ane kurang sependapat. Namun tetap bisa mungkin terjadi. Reiju menurutku adalah seorang yang sangat disegani di Germa. Saya pun terkejut setelah selesainya Sanji vs Luffy. Reiju dengan mudahnya menawarkan untuk menghentikan kereta jika sanji berubah pikiran. Kurasa walaupun Reiju melakukan hal bodoh setidaknya Jajji akan dengan kepala dingin untuk menyelesaikannya mengingat mereka adalah empat pilar Germa layaknya BM dengan empat Sweet Commandernya.

4. Reiju

Hal ini hanya terkaan ane guys. Tidak begitu kuat dan berdasar. Reiju dalam misi penyelamatan Pudding. Skenarionya Pudding bunuh diri dengan meminum racun semacam Arsenik. Reiju melihatnya dan segera menolongnya. Karena berlebihan dosis Reiju merasakan efek samping hingga membuatnya terpuruk.

Karena awal kemunculan Reiju dengan julukan “Poison Pink” membuatku berpikir Reiju akan membantu SHP nantinya di Wano hanya karena kata “Poison” (Kaido punya gas beracun). Namun apakah kemampuan menyedot racun dan menetralisir milik Reiju tidak terpakai di arc ini ? sungguh disayangkan. Melihat yang lain dengan kemampuan sangat sinkron dan berguna di Whole Cake Island. mungkin saja ada kemampuan lainnya ya, Taijutsu mungkin

Hal ini jangan dianggap serius ya guys ini hanya terkaan sekali lewat ane

PART 2

Tidak diragukan lagi Oda benar-benar mempercepat cerita. Setiap adegan tampak sangat rushing. Harapan ane porsi arc Whole Cake Island dibuat sedikit lama karena ini debut Luffy ditanah yonkou. Bijaknya porsi yang di rush adalah arc sebelum yonkou. Hanya menyayangkan arc se-epic ini perpaduan fantasy & sains akan cepat berlalu. Serahkan semuanya pada Oda bagaimanapun Oda adalah penentu di One Piece.

Cocoklogi ini lanjutan post ane yang lalu, berisi tentang pendapat ane bahwa Oda sedikit banyak memberikan kode-kode yang tanpa sadar mungkin kita menganggapnya biasa saja. Tujuannya hanya mengisi waktu libur di minggu ini dan menunggu kehadiran info-info jump fest 2017. Let’s check out!!

Bropper & Carrot di Dunia Cermin

Lihat! Brulee sudah tak sadarkan diri, anehnya dunia cermin tidak menunjukkan perubahan yang berarti. Chopper akan menjemput yang lainnya. Lalu yang membingungkan. Bagaimana nantinya mereka bisa keluar? Dengan memaksa Brulee membuka jalan keluar ? Tidak.

Atau bahkan bingung kenapa Randolph, Tsuru dan si Buaya tiba-tiba bisa hadir di Dunia Cermin? Ane mencoba mencocokkan apa yang sudah diperlihatkan Oda. Kisi-kisi yang mungkin sudah jauh master Oda berikan. Lihatlaah, ini semacam portal dunia nyata dan dunia cermin Brulee. Yupp cermin raksasa di rumah itu. Rumah yang menyambungkan dunia nyata dengan dunia cermin, Chapter 837 adalah rumah didunia nyata, lihatlah penggambaran ketika diambil dari angle atas terdapat seperti ada pembatas dibagian belakang kaca bukan? (panelnya sangat diperlihatkan jelas namun tidak dideskripsikan Oda) dan 849 kemarin rumah itu juga jelas diperlihatkan.

Dengan begini, mareka bisa keluar tanpa bantuan Brulee lagi. Cocoklogi ini bukan berarti benar, mungkin saja bisa dengan mengucapkan kata-kata ajaib untuk membuka portal disemua cermin, sepertii “mirror world” atau “real world” atau “avada kedavra” bisa menuju dunia nyata. Dengan begitu mereka cukup menelusuri seluruh cermin dan menuju tempat lainnya.

Mr. Prince Sanji

Sanji terlihat bingung. Mungkin tidak. Menurutku Sanji sedang merencanakan sesuatu seperti biasanya. “Pudding tidak kelihatan saat makan siang.” Perkataan yang membuat ane bertanya-tanya, jam berapakah idealnya makan siang ? Saat didapur jelas tertera sebuah jam menunjukkan pukul 5 sore. Dan kita ketahui tepat pukul jam 2 siang, Sanji dan Pudding terlibat percakapan di kamar bukan? (panel jam dengan kode angka di tebalkan menunjukkan pukul 2 siang, mungkin maksud Oda menebalkan angka tersebut untuk mengalihkan perhatian dari sebuah jam sesungguhnya). Padahal sebelum pukul 2 siang mereka berkumpul bersama bukan.

Terlihat aneh saja. Idealnya pria se gentle Sanji pasti menanyakan Pudding soal makan siang. Cocoklogi ini bukan berarti benar. Hanya memprediksi kebiasaan Oda yang gemar memberikan kode. Contoh sebelumnya pun kita telah terkecoh oleh kodok yang terbias wujud Carrot. Padahal kejadian itu sudah diperlihatkan Oda sebelumnya.

Masa lalu Pedro

Ukuran satuan waktu di One Piece untuk menyamakan suatu kejadian yang telah lama terjadi menurutku adalah tahunan. Tidak ada bulan berapa maupun hari apa. Tamago menyatakan bahwa telah terjadi penyerangan yang di komandoi oleh Pedro 5 tahun lalu (3 tahun + time skip). Kenapa time skip? Ane mencoba menyambungkan puzzle yang telah Oda berikan jauh sebelum time skip yaitu pernyataan crew bajak laut Lola yang mengatakan mereka telah berada di Thriller Bark 3 tahun lalu. Sehingga ane mengasumsi bahwa penyerangan Pedro bertepatan dengan akan diadakannya pernikahan politik Lola.

Cocokloginya adalah “motif” kaburnya lola dari pernikahan politik mama. Bukan sekedar mencari jodoh sendiri tetapi dalam rangka “pencarian cinta sejati”. Inilah jalan yang dipilih Lola, sosok yang membuatnya jatuh hati dan gairah untuk mengenalinya. Lalu siapa sosok tersebut ? I said…

PEDRO..

Menurut ane ada empat jenis manusia yang susah dinasehati,

  1. Suporter Bola.
  2. Pendukung capres.
  3. Orang gila.
  4. Seseorang yang sedang jatuh cinta.

Orang yang sedang jatuh cinta menjadi tidak normal, bahkan ada yang menyebut dengan tidak waras alias gila. Segala sesuatu yang terkait dengan si dia, tiba-tiba menjadi indah dan menyenangkan. Suatu kesalahan yang dalam kehidupan normal bisa membuat orang marah, saat jatuh cinta tiba-tiba kesalahan itu berubah menjadi hal yang menggemaskan.

Di tahap ini, seseorang sudah kehilangan rasionalitas. Ia menjadi keras kepala, sulit dinasehati orang lain dan sudah tidak bisa menerima masukan dari siapapun.

Pekoms berhasil memulangkan Pedro. Lalu Lola yang terlanjur jatuh cinta kabur dan mencarinya namun Lola tak tahu kalu Pedro berada di Zou.

Hal lain sedikit banyak terjadi di arc Thriller Bark. Beberapa gambaran sosok telah terlihat disana. Manticore yang dilihat Nami (eps 340), zombie mirip homies BM (eps 340) begitu juga Oz yang merujuk kepada sosok Kaido. Tak salah juga kan kalau ane bilang Absalom sedikit banyak merujuk kepada Pedro. Hampir mirip. Wajar saja zombie bayangan Lola sangat mengejar sosok Absalom. Imo ini lumayan gila menurut ane. Kontranya adalah konsep ini sudah terjadi pada ratu bajak laut Hancock hhaha

 

Menghancurkan Upacara Pernikahan 2 oleh Husain

Share.

About Author

One Piece Indonesia. One Piece World